MOS YA MOS ASAL TIDAK BERUBAH SOS

MOS YA MOS, TAPI AJA SAMPEK DADI SOS
~ dhasare enek, iki :
JAKARTA — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengeluarkan Surat Edaran untuk mencegah praktik perpeloncoan, pelecehan, dan kekerasan pada masa orientasi peserta didik baru di sekolah. Surat edaran dengan nomor 59389/MPK/PD/Tahun 2015 dikeluarkan pada 24 Juli 2015. Dan ditujukan kepada Gubernur, Bupati, dan Walikota seluruh Indonesia
Ada dua poin penting yang disebutkan dalam Surat Edaran ini.
~ Poin Pertama, para kepala daerah diminta untuk menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk mengantisipasi dan memastikan bahwa dalam pelaksanaan orientasi peserta didik baru tidak ada praktik dan atau menjurus pada praktik perpeloncoan, pelecehan, kekerasan terhadap peserta didik baru baik secara fisik, maupun psikologis yang dilakukan di dalam dan luar sekolah.
~ Poin kedua, Mendikbud mengimbau kepada masyarakat khususnya orang tua/wali peserta didik untuk memantau dan mengawasi pelaksanaan orientasi peserta didik baru. Orang tua/wali diminta melaporkan jika ada penyimpangan melalui laman: http://mopd.kemdikbud.go.id, atau melalui dinas pendidikan setempat.
~ “Dalam melakukan masa orientasi peserta didik baru (MOPD), tugas penting sekolah adalah mengenalkan program sekolah, lingkungan sekolah, cara belajar, dan penanaman konsep pengenalan diri, kegiatan kepramukaan dan kegiatan lainnya. Kakak kelas atau alumni, dilarang untuk mempermainkan atau melakukan tindak perpeloncoan, pelecehan, dan atau kekerasan terhadap adik kelas,” beber Menteri Anies dalam SE-nya.
~ Selama MOPD, sekolah juga tidak boleh memungut biaya dan membebani orang tua/wali dalam bentuk apapun. Kepala sekolah juga harus mengetahui isi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 55 tahun 2014 tentang Masa Orientasi Peserta Didik Baru di Sekolah, dan wajib menginformasikannya kepada para pelaksana di sekolah masing-masing.
~ Dalam surat edaran itu pula tertulis bahwa Dinas Pendidikan harus memastikan bahwa kepala sekolah, wakil kepala sekolah, wali kelas, dan guru adalah pihak yang bertanggung jawab sepenuhnya atas penyiapan dan pelaksanaan kegiatan orientasi peserta didik baru. Jika tindak kekerasan, perpeloncoan maupun pelecehan tetap terjadi, maka dinas pendidikan dapat melakukan tindakan dan atau hukuman disiplin sesuai kewenangannya.
(esy/jpnn)

Meninggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA

FOTOGRAFI Laba-laba

laba-laba

4 Komentar

Filed under guru dan calon guru

RENCANANYA ADA TIGA KALI UJIAN NASIONAL DI TAHUN 2016

TIGA KALI UJIAN NASIONAL DI TAHUN 2016, RENCANANYA
~ Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Totok Suprayitno, pada rapat koordinasi Mendikbud dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala LPMP, dan Kepala P4TK seluruh Indonesia, minggu yang lalu di Jakarta, Kemendikbud akan menyelenggarakan tiga ujian nasional (UN) di tahun 2016.

(1) UN pertama merupakan ujian perbaikan bagi peserta UN tahun 2015 yang belum memenuhi standar kompetensi lulusan (SKL) pada satu atau lebih mata pelajaran, dan berkeinginan memperbaikinya. Dijadwalkan akan dilaksanakan pada 22 Februari 2016. UN perbaikan 2015 akan dilakukan dengan berbasis komputer. Ujian akan dilaksanakan di SMA/SMK di domisili siswa saat ini dan siswa dapat mendaftar secara online ke dinas provinsi.

(2) UN kedua, merupakan ujian utama tahun 2016 dengan kisi-kisi baru, akan dilaksanakan mulai 4 April 2016. Untuk UN utama di 2016 akan dilaksanakan di sekolah masing-masing dengan berbasis kertas dan komputer.

(3) UN ketiga merupakan perbaikan bagi peserta UN tahun 2016.akan dilaksanakan awal Juni atau September 2016. Untuk UN perbaikan 2016, mekanismenya sama dengan UN perbaikan 2015, yaitu berbasis komputer dan pendaftaran dilakukan secara online di dinas provinsi.

( Penulis: Aline R
Sumber: http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/4364 )

Meninggalkan komentar

Filed under guru dan calon guru

SAATNYA SALING MEMAAFKAN

WAKTUNYA SALING MEMAAFKAN
~ Tujuh kesalahan guru (versi MGMP IPA Ponorogo) disampaikan di depan guru-guru peserta MGMP adalah:
1.Sering mengambil jalan pintas dalam melaksanakan kurikulum. 2.Tidak bertindak mencegah, tetapi menunggu siswa berperilaku negatif. 3.Jika menegakkan disiplin cenderung dekstruktif. 4.Terlalu menghargai keseragaman dan mengabaikan perbedaan potensi siswa. 5.Selalu merasa superior (paling pandai) di hadapan siswa. 6.Berlaku tidak adil, cenderung diskriminatif, bahkan dendam pribadi. 7.Memaksakan kehendak kepada siswa.
~ Tetapi, belum pernah terdengar ada pengawas sekolah/madrasah, atau instruktur dalam MGMP, diklat, workshop, atau penataran yang berani terbuka mengatakan di depan para guru, bahwa kesalahan-kesalahan yang sama, juga dibuat oleh kepala sekolah/madrasah.
~ Di tengah-tengah pemahaman ihwal kekurangan guru dan kekurangan kepala sekolah/madrasah, kayaknya dalam waktu dekat ke depan ini saatnya saling memaafkan.
‪#‎jarekulo_ya‬, hehehe
‪#‎mendidik_diri_sendiri‬, hari ini, 13/07/2015

Meninggalkan komentar

Filed under guru dan calon guru

SEKOLAH NEGERI KOK MAHAL

SEKOLAH NEGERI KOK MAHAL
~Tapi tak apa memrotes mahalnya biaya sekolah bagi anak-anak kita. Asalkan kita tahu dasar kuat untuk menuntut itu. Kan sudah semestinya semua pemangku kepentingan pendidikan paham, bahwa ada komponen biaya sekolah yang harus berstandar nasional diatur dalam Peraturan Pemerintah RI Nomor 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP).
~ Dalam Pasal 62 Ayat (1) disebutkan: Pembiayaan pendidikan terdiri atas biaya investasi, biaya operasi, dan biaya personal.
~ Dalam Ayat (2) disebutkan: Biaya investasi satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi biaya penyediaan sarana dan prasarana, pengembangan sumberdaya manusia, dan modal kerja tetap.
~ Dalam Ayat (3) disebutkan: Biaya personal sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi biaya pendididkan yang harus dikeluarkan oleh peserta didik untuk bisa mengikuti proses pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan. Yang termasuk biaya personal peserta didik antara lain pakaian, transport, buku pribadi, konsumsi, akomodasi, dan biaya pribadi lainnya.
~ Dalam Ayat (4) disebutkan: bahwa biaya operasi satuan pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi:(a)gaji pendidik dan tenaga kependidikan serta segala tunjangan yang melekat pada gaji;(b)bahan atau peralatan pendidikan habis pakai, dan (c)biaya operasi pendidikan tak langsung berupa daya, air, jasa telekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi, pajak, dan lain sebagainya.
~ Dengan menyimak itu, tanggungan murni orangtua jelas hanya yang tertera pada ayat (3).
~ Seharusnya informasi inilah yang kita harapkan diberikan secara luas. Bolehlah dalam bentuk Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). Tentu saja pihak sekolah harus menyajikannya secara transparan, disusun secara partisipatif, dan dipublikasikan terbuka ke seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk menunjukkan salah satu akuntabilitasnya.
~ Apa ya ada kepsek yang mau begitu, hehehe !!
‪#‎mendidik_diri_sendiri‬, hari ini, 9 Juli 2015

Meninggalkan komentar

Filed under guru dan calon guru

PPDB DAN SESUDAHNYA

SETELAH PENGUMUMAN PPDB
~ Ada yang cukup berperan, yaitu Komite Sekolah. Sebagai suatu lembaga yang bersifat mandiri, komite sekolah tidak mempunyai hubungan hierarkis dengan lembaga pemerintahan, tetapi dapat berperan sebagai mediator antara masyarakat (stakeholders pendidikan) dengan pemerintah demi menampung dan menganalisis berbagai ide, tuntutan, dan kebutuhan dunia pendidikan yang diajukan oleh masyarakat, para praktisi dan pemerhati pendidikan.
~ Namun sampai detik ini keberadaan dan fungsi dari sebagian besar komite sekolah masih belum mantap, belum sesuai harapan, belum optimal. Bahkan citra komite sekolah sebagai lembaga identik dengan BP3 tempo dulu masih sangat membekas.
~ Lha gimana wong mereka nampak hanya beroperasional aktif di seputar penggalian dana dari ortu siswa. Perannya begitu besar disaat pungutan dana sumbangan kegiatan sekolah itu disampaikan kepada para orangtua siswa baru.
~ Lihat saja nanti, kalau Anda tak percaya.
‪#‎mendidik_diri_sendiri‬, hari ini, 08/07/2015

Meninggalkan komentar

Filed under guru dan calon guru

O, GURU MASIH GURUKAH ANDA?

O, GURU, MASIH GURUKAH ANDA? ~ Tidak sedikit guru yang selama mengantarkan para anak didik menuju puncak prestasi dilakukan dengan senantiasa bersikap gigih, ulet, dan sabar, namun hasilnya tidak mencapai tujuan yang diharapkan. Apakah secara otomatis guru yang gagal? Apakah selalu berarti kegagalan anak didik adalah kegagalan gurunya? ~ Sebab bila benar kegagalan anak didik adalah kegagalan guru, maka pasti ini cerminan kinerja yang buruk. Padahal kualitas kinerja guru bergantung keberhasilan kepala sekolah. Dan kualitas kinerja kepala sekolah, bergantung keberhasilan atasannya. ~ Tapi masih saja terjadi, keberhasilan anak didik tidak otomatis diakui sebagai keberhasilan gurunya, sehingga membawa penghargaan setimpal terhadap gurunya itu. Kait-mengait kinerja ini seyogianya jangan dihindari, atau diingkari. ~ Sebaik-seburuk apa pun kinerja guru, umumnya pemangku kepentingan pendidikan lebih mengiyakan pendapat para pemegang kekuasaan. Merekalah yang harus dianggap benar. Guru sebagai bawahan boleh bisu ketakutan bila melakukan pembelaan. O, guru, masih gurukah Anda bila kultur sekolah menjadi tidak kondusif seperti itu? ~ Sebab, yang kondusif tentu nampak pada bagaimana kultur sekolah yang tumbuh dan berkembang melahirkan kreativitas, tanggungjawab, dan kebersamaan guru serta seluruh tenaga kependidikan lainnya. ~ Untuk mewujudkan ini merupakan tugas dan tanggungjawab setiap kepala sekolah dalam memberikan jawabannya. Bukan guru atau yang lainnya ! ‪#‎mendidik_diri_sendiri‬, hari ini, 8/7/15

Meninggalkan komentar

Filed under guru dan calon guru

O, GURU YANG DIINGAT-INGAT ITU

O, GURU YANG DIINGAT-INGAT ITU
~ Jangan cuma pas hari guru atau hari pendidikan saja to. Karena aku yakin, sampai kapanpun gurulah kunci pembuka segenap pintu memasuki keberhasilan tujuan pendidikan.
~ Keberhasilan siswa pastilah cerminan dari keberhasilan kinerja gurunya. Oleh karena itu, hargailah para guru berhasil itu, jangan malah kepala sekolahnya.
~ Tapi, apa sih puasnya setiap saat kita hanya menghargai mereka dengan adagium guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa? Kenapa tidak diakui terus-terang saja kalau para guru itu memang berjasa?
~ Sehingga tidak perlu merasa berlebihan memberi mereka sebuah tanda yang cukup memadai, yang senilai dengan martabatnya dengan seorang pahlawan. Jika ini terjadi, atas nama para guru, terimakasih.
~ Namun, kalau ada oknum guru yang berbuat khilaf gagal mewujudkan cita-cita itu, kok biasanya di media massa dan jejaring sosial terkesan sekehendaknya dinilai rendah.
~ Profesi guru seakan sah saja ditekan-tekan, dilecehkan dengan sarkasme, dan cara-cara lain yang nuansanya merendahkan martabat guru sehingga banyak menimbulkan perasaan tak suka kepada profesi guru. Tapi ini dulu, di jamanku.
‪#‎mendidik_diri_sendiri‬, hari ini, 7/7/15

Meninggalkan komentar

Filed under guru dan calon guru

Yang Mudah & Sulit bagi Guru & Kepala Sekolah

YANG MUDAH YANG SULIT BAGI GURU & KEPALA SEKOLAH

Yang mudah bagi kepala sekolah dan yayasannya adalah melengkapi bangunan fisik, fasilitas dan infrastruktur lainnya. Mengapa mudah, sebab kuncinya hanya pada satu kata, yaitu DANA. Dan ketika problem pengumpulan dananya teratasi, maka sekolah walaupun dengan pelahan tapi pasti bisa meningkatkan diri menjadi sangat diperhitungkan di tingkat kabupaten/kota.

Tetapi apa yang sulit bagi kepala sekolah dan yayasan adalah justru yang terpenting, yaitu membangun kualitas sumber daya manusia, terutama guru. Problemnya ada pada komitmen guru, dan kualitas komitmen guru tersebut amat terkait dengan kualitas komitmen kepala sekolahnya dan yayasannya.

Umpamakan saja, jika kereta adalah sekolah dan guru adalah kudanya, maka sekolah yang ingin berjalan maju, haruslah memosisikan yang di ‘paling depan’ gurunya.

Kita masih perlu mengingat, suatu pendapat yang memojokkan guru, bahwa konon tidak ada siswa bodoh, tetapi gurunya ada. Ini jelas-jelas pendapat yang meremehkan profesi guru.

Mengapa kita tidak menggunakan logika dan menerima pendapat yang lainnya, yaitu kalau ada pendapat, bahwa tidak ada siswa bodoh, itu juga berarti tidak ada guru yang tidak professional. Maka yang ada adalah perbedaan kemampuannya menghadapi rintangan dalam mencapai tingkat professional.

2 Komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, catatanku, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, hari guru, kebijakan pemerintah, kepala sekolah, kepala sekolah/madrasah, PENDIDIKAN

Yang Lalu Biarlah Berlalu

Suatu saat saya memasuki ruangan kantor kepala sekolah. Mata saya disuguhi pajangan sederet foto yang rapi menempel didindingnya. Itu adalah foto-foto para kepala sekolah yang masa jabatannya mendahului kepala sekolah yang saya temui ini.

Lalu saya katakan: “Jika Anda ingin membuat sejarah bagi sekolah ini, turunkan foto-foto itu, pajang di ruang guru dan perpustakaan. Gantilah dengan seberapapun banyaknya gambar yang menunjukkan keberhasilan Anda memimpin sekolah ini melampaui prestasi mereka itu …”

Dia menjawab, lho, itu akan sama artinya dengan saya tidak menghormati jasa-jasa mereka, tekanan pada nada bicaranya saya dengar agak keras. Baiklah, mari kita diskusikan apa yang saya maksudkan.

Sebagai kepala sekolah Anda tentu tahu, bahwa di sekolah yang besar, unggul, terkenal, selalu kita temui para professional kelas satu. Tapi ingat, kalau itu Anda sendiri, maka belum tentu semua guru/karyawan Anda juga seprofesional Anda.

Sedangkan kalau yang profesional itu adalah guru/karyawan Anda, maka tak usah khawatir, semua orang pasti juga akan mengatakan bahwa berkat keprofesionalan Andalah mereka menjadi kelas satu.

Para kepala sekolah yang menjabat mendahului Anda itu tentu saja telah mencetak sejarahnya sendiri . Jangan diingkari fakta ini. Maka bagi Anda adalah suatu hal yang bersifat wajib untuk mencetak sejarah yang lainnya lagi dari sekolah ini, sejarah yang Anda sendiri yang membuatnya.

Untuk itu, ketika seseorang memasuki ruang kerja Anda, harus diyakinkan bahwa andil Anda tidak kecil dalam membesarkan sekolah ini. Tentu saja, memamerkan piala atau piagam berjajar-jajar akan kalah menariknya dengan menatap gambar Anda atau siapapun warga sekolah yang sedang mendapatkan penghargaan karena prestasinya.

 

 

1 Komentar

Filed under guru dan calon guru

Menyoal Rasa Keadilan Atasan Kepada Guru Swasta

Tapi akan beranikah guru swasta mempersoalkannya kepada para atasannya ihwal mengapa keterpurukannya bukan bagian dari keterpurukan atasannya juga? Kalau ada, guru swasta ini pasti sudah dapat menduga jawaban apa yang akan diberikan.

Mula-mula para atasan itu akan menampik pendapat, bahwa nasib guru swasta pasti tidak seburuk itu, buktinya mereka yang melamar ingin menjadi guru swasta selalu ada. Demikian pula jika yang dimaksudkan keterpurukan adalah akibat guru swasta menerima penghasilan yang belum memenuhi standar kebutuhan hidup minimum, sebab ada kucuran dana tunjangan profesi pendidik dan tunjangan fungsional. Bahkan kalau terkait dengan komitmen terhadap pengabdian sebagai pendidik profesional yang mesti dipertahankan dalam kondisi dan situasi apa pun, baik di ruang-ruang kelas maupun di tempat lainnya, maka tak pantas mempersoalkan keterpurukan itu.

Atasan guru swasta paling suka membuat pernyataan, bahwa sebuah pengabdian ikhlas tidak tamak terhadap rejeki yang berusaha keras dikais-kais dari mana pun sumbernya, apalagi di dalam dunia pendidikan, wah, keterlaluan. Inilah yang senantiasa menjadi tema nasihat favorit dijadikan materi pokok dalam pola pembinaan yang akan membuat guru swasta pasti merasa serba salah ketika ada yang berani menyanggah. Dan dengan kondisi guru swasta yang tidak berdaya inilah mengapa para atasan itu mengambil jarak. Artinya, atasan merasa tidak sepenuhnya perlu menjadi bagian dari penderitaan guru swasta.

Di sisi lain, kalau ada atasan yang tidak mempedulikan guru swasta sibuk mencari penghasilan di luar statusnya sebagai pendidik profesional, kebijakannya ini tidak pernah disalahkan. Walaupun aktivitas mencari penghasilan tambahan di luar profesi ini pasti berakibat buruk bagi guru swasta, jika sampai menghilangkan kesempatannya menyempurnakan pelaksanakan tugas-tugas mendidik secara profesional.

Mestinya, prestasi guru swasta yang berupa peningkatan kualitas sebagai pendidik profesional secara ideal harus terkait langsung dengan bertambahnya penghasilan, kenaikan jenjang jabatan, dan kepangkatan. Namun realita di lapangan, peningkatan kualitas dan perkembangan karir tersebut sering tidak relevan. Padahal ada beberapa asumsi yang dapat digunakan oleh para atasan untuk mempertimbangkannya. Asumsi-asumsi itu ialah: makin lama masa kerja yang dimiliki oleh seorang guru swasta, ia harus makin profesional. Sebab, ia yang lebih banyak menjalani pelatihan profesi. Tetapi, jika hal ini tidak menjadi kenyataan, berarti atasan telah menjalankan suatu proses manajemen yang tidak efektif.

Oleh karena itu, tidak adil jika hanya pengabdian satu-satunya komitmen yang harus dipegang teguh oleh guru swasta, meskipun dalam kondisi terpuruk, sedangkan atasan telah merasa menjadi bagian dari situasi itu dengan cukup membekali banyak nasihat ihwal keikhlasan. Tapi guru swasta pasti tahu, bahwa banyak pakar pendidikan yang memegang kuat pendapat tentang korelasi signifikan antara nasib guru swasta yang terabaikan dengan rendahnya kualitas mereka sebagai pendidik profesional.

 

1 Komentar

Filed under guru dan calon guru

GURU SWASTA ITU ADA, JANGAN DIINGKARI, TO … !!

Yang dihimbau agar tak mengingkari adalah Yayasan, Kepala Sekolah, dan Atasan-atasan guru swasta lainnya. Maksudnya, jika kalian menghadapi guru-guru swasta profesional, guru-guru swasta yang ternyata telah mampu membuktikan kualitas keprofesiannya dengan memenuhi kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional, maka upayakan peningkatan kesejahteraan mereka.

Kenapa mesti su’udzon dengan pemenuhan hak-hak mereka maka akan menomorduakan kewajibannya. Kemudian demi menjaga segala kemungkinan terburuk, pihak yayasan atau kepala sekolah menekan mereka dengan satu bentuk kompensasi berupa nasihat-nasihat ihwal kewajiban berkorban dan sepenuhnya ikhlas, apapun keadaannya.

Baiklah, kalau hal itu terpaksa dilakukan, wujudkan sebagai upaya penyatuan tekad bersama dalam menghadapi pengembangan sekolah, sehingga ke depan bernilai perbaikan dan peningkatan kesejahteraan guru swasta berbasis kinerja dengan segala risikonya.

Meninggalkan komentar

Filed under guru dan calon guru

PENGANGKATAN HONORER K2 VS ANGGARAN

Rencana pengangkatan tenaga honorer kategori dua (K2) menjadi CPNS tahun ini melalui ujian tulis anggarannya senilai Rp 200 miliar ditolak Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ini dipaparkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Azwar Abubakar mengatakan, pihaknya sedang meminta bantuan kepada Wapres Boediono terkait penganggaran untuk pengangkatan tenaga honorer K2 itu. Sampai saat ini Kemen PAN-RB belum membeber alasan Kemenkeu mengedrop anggaran pengangkatan honorer K2 itu. Muncul dugaan, anggaran Rp 200 miliar itu tidak disepakati karena berpotensi tumpang tindih dengan duit untuk tes tulis CPNS dari pelamar umum atau non tenaga honorer.

Pihak Kemen PAN-RB begitu ngeyel melaksanakan pengangkatan tenaga honorer K2 itu amanah Peraturan Pemerintah (PP). Pemerintah diwajibkan mengangkat tenaga honorer K2 mulai tahun ini hingga 2014 nanti. Jumlah tenaga honorer K2 saat ini mencapai 600 ribuan orang. Tetapi pemerintah memastikan seluruh tenaga honorer K2 itu tidak diangkat semuanya. Kepastian kuota pengangkatannya, masih menunggu analisa kebutuhan pegawai di instansi pusat, provinsi, kota, dan kabupaten. Rencananya, tes tulis pengangkatan honorer K2 itu akan dilaksanakan pada antara Juni atau Juli depan. (JPNN-wan)

6 Komentar

Filed under BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, GTT, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, motivasi, opini, PENDIDIKAN, penerimaan cpns, PNS, ponorogo, SELEKSI HONORER, tenaga honorer, Uncategorized

Pemerintah membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2013, tes dijalankan akhir Juni nanti. Honorer kategori dua (K2) mendapat prioritas pengangkatan.

NASIONAL – HUMANIORA

Jum’at, 25 Januari 2013 , 06:58:00
JAKARTA – Pemerintah sudah berancang-ancang membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2013. Rencananya tes dijalankan akhir Juni nanti. Honorer kategori dua (K2) mendapat prioritas pengangkatan. Progres persiapan tes CPNS 2013 ini dipaparkan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PAN-RB) Eko Prasodjo. “Kita sudah koordinasi dengan tim pengawas reformasi birokrasi nasional yang diketuai Pak Wapres,” katanya Kamis (24/1).

Hasil konsultasi itu memutuskan moratorium atau penghentian sementara rekrutmen CPNS baru dihentikan. Dengan demikian, tahun ini ada rekrutmen CPNS baru. Meski moratorium dicabut, usul permintaan CPNS baru tidak diperlonggar. Eko menjelaskan, kuota CPNS baru belum bisa ditentukan sekarang. Sebab, saat ini kuota ditentukan kebutuhan masing-masing instansi pusat atau daerah. “Jika model yang lama, kuota nasional ditetapkan dulu. Baru disebar merata di setiap instansi,” kata dia.

Menurut Eko, mulai saat ini instansi pusat atau daerah sudah bisa memasukkan permintaan kuota atau formasi CPNS baru. Di Kemen PAN-RB, permintaan itu akan dicek dengan sejumlah instrumen lainnya. Di antaranya, analisis kebutuhan PNS untuk lima tahun mendatang. Yang jelas, pemerintah memastikan tes CPNS 2013 akan diisi pelamar umun dan tenaga honorer K2. “Tenaga honorer K2 kita prioritaskan karena amanah PP (peraturan pemerintah),” timpalnya.

PP itu mengamanahkan honorer K2 diangkat secara bertahap mulai tahun ini hingga 2014. Jumlah honorer K2 hampir 600 ribu jiwa, tetapi tidak diangkat semuanya. Posisi pelamar umum hanya untuk kursi yang tidak memiliki kandidat di kelompok honorer K2. Saat ini honorer K2 menumpuk di kursi guru, perawat, dan tenaga teknis lainnya. Eko menjelaskan rangkaian rekrutmen CPNS 2013 dimulai efektif Maret depan. Yakni dengan sosialisasi pendaftaran ke masyarakat. “Kemudian tes dijalankan akhir Juni. Kalau molor mungkin awal Juli,” tandasnya.

Skenario teknis tes CPNS 2013 kemungkinan diperbaharui. Yakni pelamar langsung menjawab soal ujian di depan komputer (computer assisted test/CAT). Pusat sarana CAT masih belum tersebar di daerah. Untuk itu mereka menjajaki kerja sama dengan PTN (perguruan tinggi negeri) yang direkomendasikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). (wan/oki)

2 Komentar

Filed under BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, motivasi, opini, pendataan tenaga honorer, PENDIDIKAN, penerimaan cpns, PNS, ponorogo, SELEKSI HONORER, tenaga honorer, Uncategorized, yayasan

Tenaga Honorer Kategori-2 diangkat sekitar 30 hingga 35 persen saja, pengangkatannya melalui tes

NASIONAL – HUMANIORA

Rabu, 09 Januari 2013 , 00:09:00

JAKARTA–Sebanyak 630 ribuan honorer kategori dua (K2) akan mengikuti tes CPNS yang diperkirakan dimulai awal semester kedua mendatang. Namun dari jumlah tersebut kuota yang disiapkan tidak lebih dari 35 persen. Sehingga separuh lebih honorer K2 hanya bisa gigit jari.

“Untuk pengangkatan tenaga honorer yang sudah masuk K2 hanya akan diangkat sekitar 30 hingga 35 persen saja. Itupun pengangkatannya akan melalui tes,” kata Kabag Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat kepada JPNN, Selasa (8/1).

Terbatasnya kuota tersebut, menurut dia, karena banyak yang non kategori. Misalnya, kategori yang dibutuhkan ada guru matematika tapi yang banyak guru bahasa Indonesia, atau yang dibutuhkan penyuluh adanya tenaga administrasi.

Dari 630 ribuan honorer K2, posisi teratas (80 persen) adalah guru, 10 persen tenaga medis, dan sisanya tenaga administrasi. Dari jumlah guru pun, terbanyak yang mengajar bahasa Indonesia sehingga non kategori. “Melihat performance honorer K2, sekitar 70 persen tidak akan lolos,” ujarnya.

Mengenai data listing untuk uji publik K2, lanjut Tumpak, sudah ada pada seluruh Kantor Regional (Kanreg) BKN. Namun listing tersebut belum dibagikan ke unit pengelola kepegawaian daerah (BKD-red) sebelum ada regulasinya.

Ditanya soal nasih honorer K2 yang tidak lolos tes, dia mengatakan, akan diarahkan ke pegawai tidak tetap pemerintah (PTTP). Hanya saja, tidak semuanya bisa masuk PTTP, tapi khusus untuk honorer yang punya formasi.

Semisal, instansi A kekurangan tenaga guru bahasa Indonesia, honorer yang mengabdi di instansi tersebut masih bisa bekerja dengan status PTTP. Apabila instansi A tidak membutuhkan lagi, honorernya akan diberhentikan.

“Prinsipnya, tenaga honorer K2 yang direkrut baik CPNS maupun PTTP harus sesuai kebutuhan instansinya. Di samping tersedia jabatan maupun formasi bagi honorer bersangkutan,” tandasnya. (esy/jpnn)

Meninggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, lowongan cpns 2010, lowongan pekerjaan, motivasi, opini, PENDIDIKAN, penerimaan cpns, PNS, ponorogo, produk hukum, ptt, SELEKSI HONORER, tenaga honorer, Uncategorized

Honorer kategori satu (K1) semakin bertambah jumlahnya menjadi 52 ribu orang, berarti ada penambahan 2286 orang dari posisi Desember 2012 sejumlah 49.714 orang.

NASIONAL – HUMANIORA

Senin, 07 Januari 2013 , 22:21:00

JAKARTA – Jumlah CPNS dari honorer kategori satu (K1) kini semakin bertambah dibanding Desember tahun lalu. Saat ini, jumlahnya menjadi 52 ribu orang. Itu berarti ada penambahan 2286 orang dari posisi Desember 49.714.

“Jumlah ini akan terus berubah seiring dengan penyelesaian sisa honorer K1 yang masih diperiksa oleh tim quality assurance Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP),” kata Kabag Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat kepada JPNN, Senin (7/1).

Dengan penambahan tersebut, jumlah honorer K1 yang diperiksa tinggal 18.714 orang dari sebelumnya 21 ribu. Saat ini, lanjutnya, tim QA tengah melakukan pemeriksaan di 32 daerah yang bermasalah. Rata-rata yang diperiksa karena ada dugaan penggelembungan jumlah honorer K1. “Nah ini yang diperiksa BPKP apakah benar ada honorernya atau malah dimarkup,” terangnya.

Lantas kapan pemeriksaan tersebut selesai? Menurut dia, ditargetkan sampai akhir Januari sehingga diharapkan proses penetapan NIP akan lebih cepat.

Mengenai perkembangan penetapan NIP 52 ribu CPNS, tambah Tumpak, masih sementara berjalan. Sebagian sudah selesai, namun masih banyak juga yang belum. BKN masih memberikan kesempatan hingga pertengahan Januari bagi seluruh instansi untuk pengusulan berkas NIP.

“Sekarang bolanya ada di daerah, makin cepat pengusulan berkasnya, makin cepat juga NIP diterbitkan,” tandasnya. (esy/jpnn)

1 Komentar

Filed under BERITA, CPNS, GTT, guru honorer, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, lowongan pekerjaan, motivasi, opini, PENDIDIKAN, penerimaan cpns, PNS, ponorogo, SELEKSI HONORER, tenaga honorer

2013, TUNJANGAN GURU NON-PNS AKAN DITANGANI OLEH PUSAT

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh mengharapkan proses pencairan TPP guru non-PNS langsung dari pusat ke rekening guru. Jumlahnya lumayan besar, mencapai Rp7 triliun.

Dana tunjangan guru ini dulunya disalurkan langsung oleh pusat ke rekening guru, dengan adanya otoda menjadi didekonsentrasikan ke daerah dengan ditransfer ke rekening daerah.

Mekanisme pencairan dana TPP diharapkan akan dikembalikan seperti semula, disalurkan langsung oleh pusat ke rekening guru, kata Nuh menjawab JPNN di Kemdikbud, Kamis (3/1).

15 Komentar

Filed under BERITA, catatanku, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru swasta, INFO, informasi, inpassing guru swasta, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, motivasi, opini, PENDIDIKAN, ponorogo, produk hukum, Uncategorized, yayasan

Tenaga Honorer K1 Berpeluang Besar Semua CPNS

JAKARTA – Untuk gelombang pertama, sejumlah daerah sudah mengumumkan data honorer yang lolos, beberapa waktu lalu. Sesuai surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: B/3508/M.PAN dan RB tertanggal 21 Desember ditandatangani oleh Sekretaris Kementerian PAN dan RB, Tasdik Kinanto. Dalam surat itu dinyatakan,  bahwa pengumuman CPNS K1 pada tanggal 19 Desember 2012 lalu merupakan formasi tahap I. Jadi, masih ada susulan pengumuman.

Yang termasuk susulan itu, terdata 21 ribu tenaga honorer yang berasal dari 32 pemkab/pemko se-Indonesia, saat ini masih dalam tahap pengecekan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). BPKP  fokus pada data mereka digaji dari APBN/APBD, sedangkan pengecekan dokumen dilakukan BKN. Ini menurut Deputi Bidang Pengadaan, Kepangkatan, dan Pensiun (Dakatsi) Badan Kepegawaian Negara BKN) Sulardi kepada JPNN, kemarin (3/1).

Nantinya honorer K1 yang dinyatakan lolos untuk diangkat jadi CPNS itu datanya akan dikirim ke masing-masing pemda. Sementara, bagi honorer K1 yang dinyatakan tidak lolos kualifikasi, akan disalurkan ke data honorer K2. Untuk bisa diangkat menjadi CPNS, honorer K1 “gagal” ini harus ikut seleksi tertulis sesama honorer, termasuk honorer K2.

Meninggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, lowongan pekerjaan, motivasi, opini, pendataan tenaga honorer, PENDIDIKAN, penerimaan cpns, PNS, ponorogo, produk hukum, ptt, SELEKSI HONORER, tenaga honorer, Uncategorized

Refleksi 2012

Saya tidak memiliki catatan apa-apa di akhir 2012 ini, kecuali menuliskan kembali cerita Oemar Bakri yang pernah saya baca. Suatu saat, Oemar Bakri ke sekolah naik motor. Ban motornya kempes. Waktu mau ditambal, lubangnya ada tiga, sedangkan tambalannya sudah sembilan. Maka Pak Oemar Bakri harus beli ban, karena tak membawa uang kontan, ia terpaksa harus naik angkodes ke bank.

Secara kebetulan semua yang ditemuinya hari itu pernah menjadi muridnya. Si X, si sopir angkodes, si Y tukang tambal ban, si Z petugas bank. Pelayan toko ban juga muridnya. Bahkan saat uangnya dicopet, tukang copetnya juga mantan muridnya. Sama seperti polisi yang menangkap pencopet itu, juga muridnya.

Selesai upacara pelepasan purna tugas, beberapa tahun kemudian, ternyata di luar ruangan banyak orang telah menunggu Pak Oemar Bakri yang resmi pensiun itu. Anak-anak didiknya, si Z menjadi kepala unit bank, yang polisi sekarang perwira polisi, sopir angkodes X jadi pengusaha angkutan, dan Y punya toko ban. Mereka datang untuk menghadiahi Oemar Bakri sebuah mobil. Sebuah penghargaan yang tulus yang dananya dikumpulkan oleh para mantan muridnya.

Tapi yang lebih mengejutkan, Oemar Bakri malah memilih menyerahkan mobil penghargaan itu untuk sekolahnya, bukan penghargaan untuk dirinya sendiri. Sekolah lebih membutuhkan ketimbang dirinya yang sudah pensiun. Demikianlah, kalau bagi kebanyakan orang, penghargaan materi masih dianggap sebagai penghargaan yang lebih dari segala-galanya, tetapi bagi seorang guru dengan sebuah kecintaan yang dalam terhadap profesi, penghargaan berupa uang atau materi bukanlah segala-galanya. Sayangnya, itu semua hanya milik Oemar Bakri. Guru yang sangat ideal di alam fiksi.

 

1 Komentar

Filed under catatanku, honorer, Kota Reyog, motivasi, opini, PENDIDIKAN, Pensiun, ponorogo, renungan, Uncategorized

PNS Baru Akan Terima Gaji Maret 2013

NASIONAL – HUMANIORA

Kamis, 27 Desember 2012 , 14:24:00
JAKARTA – Akhirnya seluruh CPNS dari pelamar umum untuk instansi pusat resmi mengantongi nomor induk pegawai (NIP). Prosesnya sekarang tinggal menunggu keluarnya SK yang ditetapkan oleh pimpinan instansi masing-masing.

“Masa penggodokan SK biasanya satu bulan sehingga diperkirakan Januari seluruhnya sudah mengantongi SK dan ditempatkan di satuan kerjanya,” ungkap Deputi Bidang Pengadaan, Kepangkatan, dan Pensiun (Dakatsi) Badan Kepegawaian Negara (BKN), Sulardi yang dihubungi JPNN, Kamis (27/12).

Meski akan mendapatkan SK pada Januari 2013 mendatang, gaji CPNS bersangkutan akan dihitung saat mulai bekerja. Misalnya dia bekerja per 1 Februari 2013, maka gajinya dihitung sesuai tanggal tersebut dengan nilai gaji yang diterima sebesar 80 persen.

“Kemungkinan Maret, PNS baru sudah mendapat gaji 80 persen. Kalau sudah ikut diklat prajabatan, pegawainya berstatus PNS dan berhak mendapatkan gaji 100 persen serta tunjangan-tunjangan lainnya,” terangnya.

Seperti diketahui, pemerintah menetapkan kuota CPNS tahun ini sebesar 134 ribu. Kuota ini terdiri dari 38 ribu CPNS pusat dan 96 ribu daerah. Usulan tersebut sudah termasuk honorer K1. Namun, kuota untuk honorer K1 berubah menjadi 71 ribu setelah uji publik. Belakangan, jumlah tersebut menyusut lagi menjadi 49.714 orang karena sudah dianggap clear.

Adapun 23 instansi pusat yang telah mengusulkan pemberkasan NIP CPNS pelamar umum adalah Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Kesehatan, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Sekretariat Negara, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sekretariat Mahkamah Agung, Bappenas, BPS, BPPT, BPKP, BPOM, BPK, BNP2TKI, BNN, BMKG, BKKBN, Badan Inteligen, dan LKPP. (esy/jpnn)

1 Komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, lowongan pekerjaan, motivasi, opini, PENDIDIKAN, PNS, ponorogo, produk hukum, ptt, SELEKSI HONORER, tenaga honorer

Pemerintah menyatakan siap melaksanakan seleksi CPNS 2013 untuk honorer kategori dua (K2). Diperkirakan 630 ribu lebih honorer K2 akan berebut mendapatkan kursi CPNS.

Meski belum mendapatkan jumlah kuota CPNS dari honorer K1, namun menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno, kemungkinan besar akan banyak yang teranulir. Ini dilihat dari pengalaman pengangkatan honorer K1 yang awalnya sekitar 520 ribu lebih, menyusut menjadi 49.714 orang (honorer K1 yang clear).

“Pasti berkurang banyak, nanti ketahuan usai tes nanti,” ujarnya yang dihubungi, Minggu (23/12).

Berbeda dengan honorer K1 yang dilakukan verifikasi dan validasi (verval) sebelum uji publik, untuk K2 dilakukan tes sesama honorer terlebih dahulu. Honorer yang lulus tes kemudian diverval. Hasil verval selanjutnya diuji publik untuk mendapatkan masukan dari masyarakat.

“Kenapa kita tes dulu baru verval? Itu karena terbatasnya anggaran. Apalagi data honorer K2-nya sangat banyak. Kalau dipaksakan harus diverval kemudian dites akan memakan anggaran sangat banyak,” tutur Eko.

Mengenai kuota honorer K2, dia menambahkan, pemerintah belum menetapkan jumlahnya. Nanti setelah tahapan proses pengangkatan honorer K2 selesai, baru ditetapkan kuotanya. Itupun tidak serentak diangkat 2013 tapi dibuat bertahap sampai 2014.

“Jumlah formasi honorer K2 nanti ketahuan setelah selesai tahapan seleksinya. Kalau sekarang belum bisa ditentukan. Prinsipnya, berapapun jumlah yang lolos tes, verval, dan uji publik itu yang kita angkat,” terangnya. (Esy/jpnn)

Meninggalkan komentar

Filed under BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, lowongan pekerjaan, motivasi, opini, PENDIDIKAN, penerimaan cpns, PNS, ponorogo, produk hukum, ptt, SELEKSI HONORER, tenaga honorer, yayasan

Honorer pusat yang masuk data base BKN adalah 61.215 orang dan honorer daerah 501.390 orang (pengangkatannya dilakukan bertahap 2013 dan 2014 namun untuk tesnya dilakukan serentak pada 2013)

NASIONAL – HUMANIORA

Jum’at, 14 Desember 2012 , 13:08:00

JAKARTA–Sebanyak 16.245 tenaga honorer kategori dua (K2) belum terekam atau belum masuk data base Badan Kepegawaian Negara (BKN). Hingga akhir November yang terekam baru 562.095 dari total 656.322 honorer K2.

Menurut Kepala BKN Eko Sutrisno, hanya honorer K2 yang masuk data base saja akan diproses. Dimulai dari tahap verifikasi dan validasi tahap pertama kemudian uji publik.

“BKN telah mencetak daftar nama tenaga honorer K2 per instansi sesuai SE MenPAN&RB Nomor 3 Tahun 2012 sejumlah 544.278 orang,” kata Eko kepada JPNN, Jumat (14/12).
Mengapa hanya 544.278 dan bukan 562.095? Eko menjelaskan, karena 17.817 orang merupakan luncuran dari tenaga honorer kategori satu (K1). Luncuran tenaga honorer K1 ini karena sumber pembiayaan gajinya bukan berasal dari APBN/APBD.
“Untuk luncuran dari honorer K1 tidak perlu dicetak lagi daftar namanya, karena sudah ada. Bahkan mereka sudah diverifikasi dan validasi juga,” ujarnya.

Adapun penyebaran data 544.278 honorer K2 itu terdiri atas, 54.760 orang merupakan honorer di 22 kementerian/lembaga dan 489.518 honorer di 492 daerah. Sedangkan luncuran honorer K1, sebanyak 5.945 orang adalah honorer di 15 kementerian/lembaga dan 11.872 orang tersebar di 136 daerah.
“Jadi total honorer pusat yang masuk data base BKN adalah 61.215 orang dan honorer daerah 501.390 orang,” tandasnya.
Lantas kapan mereka diangkat CPNS? Eko mengatakan, pengangkatannya dilakukan bertahap 2013 dan 2014. Namun untuk tesnya dilakukan serentak pada 2013. (Esy/jpnn)

13 Komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, hari guru, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, lowongan pekerjaan, motivasi, opini, pendataan tenaga honorer, PENDIDIKAN, penerimaan cpns, PNS, ponorogo, produk hukum, renungan, SELEKSI HONORER, tenaga honorer

November depan Daftar nama-nama Tenaga Honorer K-1 yang akan diangkat sudah dikeluarkan, kata Kepala BKN Eko Sutrisno di kantor Kemen PAN-RB

JAKARTA –  Data sementara, Tenaga Honorer(TH) K-1 yang positif akan diangkat CPNS hanya 47.622 orang.

Di tengah batas waktu yang hampir habis ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) terus mengembut penuntasan validasi data-data TH K-1. “Jadwal kami November depan listing atau daftar nama-nama TH K-1 yang akan diangkat sudah dikeluarkan,” kata Kepala BKN Eko Sutrisno di kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB), Selasa (23/10).

Listing tersebut akan disampaikan ke Kemen PAN-RB untuk mendapatkan pengesahan kuota CPNS baru. Selanjutnya akan diserahkan ke kepala masing-masing instansi untuk diumumkan dan segera melaksanakan pemberkasan NIP.

Pejabat asal Trenggalek, Jawa Timur itu mengatakan jika tugas penganggkatan TH K-1 pada 2012 diatur dalam PP Nomor 56 Tahun 2012. Dia menjelaskan jika saat ini BKN dan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tengah melakukan quality assurance (QA) kepada seluruh daftar TH K-1.

Menurut Eko data TH K-1 yang masuk pengecekan akhir dengan sistem QA tadi adalah tenaga honorer yang telah memenuhi kriteria (MK). Jumlah TH K-1 yang telah ditetapkan berstatus MK berjumlah 71.467 orang. Jumlah yang lumayan banyak ini diprediksi bakal menyusut. Alias jumlah TH K-1 yang diangkat nanti tidak genap 71.467 orang.

Fenomena ini muncul lantaran banyak nama-nama TH K-1 yang tidak lolos dalam saringan QA. Hingga 15 Oktober lalu, BKN menyatakan bahwa TH K-1 yang lolos QA dan berhak diangkat menjadi CPNS akhir tahun ini hanya berjumlah 47.622 orang saja. Ini berarti masih saja ada nama-nama TH K-1 MK yang ternyata siluman atau palsu. “Proses QA masih berjalan tetapi sebagian besar (TH K-1 MK, red) sudah disaring,” kata dia.

Eko menuturkan karena proses QA masih berjalan, TH K-1 yang siap diangkat sejumlah 47.622 tadi berpeluang bertambah. “Tapi bertambahnya tidak akan besar. Karena ada yang tidak lolos QA.

Pada prinsipnya Eko mengatakan proses saringan harus seketat mungkin. Ini diambil karena mereka tidak ingin ada protes setelah para TH K-1 diangkat menjadi CPNS langsung tanpa tes.(wan) JPNN.com

2 Komentar

Filed under BERITA, calon guru, CPNS, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, lowongan pekerjaan, motivasi, opini, pembelajaran, PENDIDIKAN, penerimaan cpns, PNS, ponorogo, SELEKSI HONORER, tenaga honorer

Dari Tes ke Tes CPNS di Tahun 2012 dan 2013

Tes tulis CPNS baru yang berasal dari pelamar umum akan dijalankan 8 September 2012 mendatang. Secara teknis pembuatan soal untuk seleksi ini, tetap digarap oleh konsorsium 10 PTN yang diketuai UGM. Standar kesulitan soal belum diumumkan oleh tim dari konsorsium ini.

Para calon sarjana yang sudah ancang-ancang untuk mengikuti tes CPNS baru periode 2013 harus bersabar, karena pemerintah pusat mengindikasikan jika tahun depan tidak ada tes CPNS baru untuk pelamar umum.

Tahun 2013 Kemen PAN-RB berupaya menuntaskan pengangkatan tenaga honorer Kategori II (K II) atau yang tidak digaji dari APBN atau APBD yang jumlahnya mencapai 600 ribu orang. Sistem pengangkatan tenaga honorer K II ini berbeda dengan pengankatan tenaga honorer Kategori I (digaji APBN atau APBD). Seperti diketahui, akhir tahun ini tenaga honorer K I akan diangkat langsung tanpa tes. Sedangkan untuk pengangkatan tenaga honorer K II wajib dilakukan dengan tes tulis.

[sumber JPNN.Com via Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) Tasdik Kinanto di Jakarta kemarin (28/8)]

Meninggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, lowongan pekerjaan, PENDIDIKAN, penerimaan cpns, PNS, ponorogo, produk hukum, SELEKSI HONORER, Uncategorized

Menjelang Imsak di 3 Ramadhan 1433 H

Serasa baru sekarang bertanya-tanya dalam pikiran, tentang kenapa ya kita dilarang iri? Iri bukan sikap atau sifat terpuji, semua juga tahu lah.

Apakah karena kita mesti mengetahui, bahwa dibikinnya dunia ini bukan hanya untuk melayani seseorang secara lengkap? Sedangkan bagian kita tidak? Jelas sekali bukan begitu dan yakin banget kan?

Tapi coba saja dilihat, sesempurna bagaimanapun seseorang, kalau pedulikan untuk meneliti lagi pasti ada saja kekurangannya bagi pandangan mata kita. Tapi lalu untuk diapakan kekurangan seseorang itu, jika yang bermanfaat bagi kehidupan adalah kelebihannya?

Seperti menghadapi sajian makan sahur kita. Jika hanya mengikuti kemana selera melangkah, lalu akan di bawa ke mana pula makan sahur itu menuju? Apa dikira di depan sana tidak menghadang berbagai keruwetan yang bakal dialami?

 

Meninggalkan komentar

Filed under artikel, catatanku, INFO, informasi, makan sahur, motivasi, opini, PENDIDIKAN, ponorogo, ramadhan, renungan, Uncategorized

Menjelang Imsak di 2 Ramadhan 1433 H

Baagaimana kualitas makan sahur Anda, saya tidak tahu. Namun, saya bisa memastikan tidak mungkin sesederhana makan sahur kami sekeluarga, barangkali. Sebentar, kok sepertinya ada yang salah di dua kalimat awal essai saya ini.

Di awal saya katakan tidak tahu, tapi pada kalimat berikutnya saya tulis bisa dipastikan dan saya mengakhirinya dengan kata barangkali. Kok rancu, kacau, logikanya nggak main, begitu ya?

Jelasnya, yang saya tidak tahu adalah jenis makan sahur Anda, sedang yang saya pastikan adalah kualitasnya, sebab terus terang pagi ini kami menikmati sahur dengan telur goreng dan sambal kecap sebagai teman nasinya. Sudah, itu saja.

Belajar dari ini, saya jadi meyakini benar akan kebenaran bahwa berpuasa itu semata-mata hanya untuk Allah SWT. Inilah kepastian itu, tidak boleh cuma barangkali apalagi tidak tahu.

Jadi, betapa mudahnya kita membohongi orang dengan berpura-pura puasa, karena bagaimana caranya kita dapat memastikan orang tersebut sedang berpuasa atau tidak. Tapi, bisakah kita menipu Allah SWT, ketika kalbu kita sedang diterangi bersihnya iman?

 

 

2 Komentar

Filed under artikel, catatanku, imsak, INFO, informasi, Kota Reyog, makan sahur, motivasi, opini, pembelajaran, PENDIDIKAN, ponorogo, ramadhan, renungan, Uncategorized

Jelang Berbuka di Hari Pertama Puasa Ramadhan 1433 H

Yang jelas berusaha agar tak menyinggung perasaan mereka yang puasanya besok, supaya perbedaan ini bermakna indah. Kok bisa?

Biasanya ada sekelompok remaja yang berkeliling di jalan-jalan kampong untuk gugah sahur, nah, karena puasanya tak berbarengan, kegiatan itu ditunda tentunya. Toleransi bukan?

Tapi termasuk keluarga saya, anehnya jadi terpengaruh. Artinya, kami terlambat bangun untuk makan sahur, sehingga tidak dapat menyempurnakannya, alias tanpa makan sahur sama sekali.

Barangkali karena masih hari pertama, tampaknya walaupun tak makan sahur semuanya tetap menampakkan kesegaran, dan bertahan, Insyaaallah.

Jadi, orang bisa berbeda tapi kalau tetap saling bertoleransi,dan  tidak saling menonjolkan kebenaran sendiri, maka di sanalah akan nampak indahnya yang disebut perbedaan.

 

Meninggalkan komentar

Filed under artikel, catatanku, INFO, informasi, Kota Reyog, motivasi, opini, ponorogo, ramadhan, renungan, Uncategorized

Tes CPNS Tenaga Honorer Kategori II (Honorer K2) Bakal Digelar tahun April 2013

NASIONAL – HUMANIORA

Rabu, 18 Juli 2012 , 00:18:00
JAKARTA – Tes CPNS dari honorer kategori dua (K2) akan digelar lagi pada April 2013. Pelaksanaan tesnya berupa ujian kompetensi dasar dan ujian kompetensi bidang secara tertulis.
“Kedua tes kompetensi tersebut akan dilakukan di hari yang sama. Jadi tidak ada jeda waktu yang panjang,” ungkap Deputi SDM bidang Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN&RB) Ramli Naibaho saat dihubungi, Rabu (17/7).
Nantinya hasil tes akan diolah oleh konsorsium perguruan tinggi negeri (PTN) di bulan yang sama dengan pelaksanaan ujian. Sedangkan penyerahan hasil pengolahan ujian kompetensi dasar dan bidang yang ditandatangani oleh konsorsium serta panitia seleksi nasional (Panselnas) kepada MenPAN&RB akan dilaksanakan pekan ketiga April. “Pengumuman honorer yang lulus sesuai passing grade rencananya dilakukan pada akhir April,” ujarnya.
Lebih lanjut Ramli menjelaskan, saat ini pembuatan master soal oleh PTN sudah mulai dilakukan. Nantinya master soal dan formulir ujian kompetensi dasar ini akan diserahkan lebih dulu kepada Panselnas.
“Jadi Panselnas yang akan menyerahkan master soal, formulis serta kunci jawaban ujian kompetensi dasar serta bidang kepada instansi untuk digandakan dan didistribusikan ke lokasi tes. Penyerahan ini akan diawasi ICW serta kepolisian. Jadi kalau terjadi kebocoran, pejabat pembina kepegawaian yang harus bertanggung jawab,” tandasnya.
Untuk diketahui jumlah awal honorer K2 yang masuk ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) adalah 652.458 orang. Jumlah tersebut berdasar data usulan tentang tenaga honorer dari 28 instansi pusat dan 487 instansi daerah. Namun setelah perekaman, jumlah tersebut berkurang menjadi sekitar 570 ribu. (Esy/jpnn)

50 Komentar

Filed under BERITA, calon guru, CPNS, GTT, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, lowongan pekerjaan, PENDIDIKAN, penerimaan cpns, PNS, ponorogo, produk hukum, ptt, SELEKSI HONORER, tenaga honorer, Uncategorized

Penilaian Kinerja Apalagi

Pelibatan seorang bawahan dalam pelaksanaan program, baik secara perorangan maupun masuk ke dalam suatu kelompok atau tim, tentu harus disesuaikan antara kompetensinya dengan kemampuan dan kepentingannya dalam program. Tapi yang tak kalah penting adalah menjaga agar tetap ada rasa terwakili dari berbagai tingkatan dalam proses penyusunan tim serta rasa memiliki terhadap hasil kinerja.

Dan terhadap hasil kinerja itu, cara mengevaluasi dengan menanyakan siapakah mereka yang telah menyelesaikan pekerjaan bisa berdampak lebih baik, ketimbang tim ini siapa bos-nya?

Sebab, bawahan bisa memberikan pujian terhadap seorang bos merupakan hal biasa. Baik itu disertai dengan perasaan jujur tulus ikhlas ataupun berpura-pura. Tapi tentu tidak demikian mudah bagi bos memuji-muji bawahan sekenanya, karena akan berdampak bagi bawahan lain yang tidak mendapatkan pujian. Ujung-ujungnya bos dinilai tidak berkeadilan.

 

 

Meninggalkan komentar

Filed under artikel, calon guru, catatanku, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, hari guru, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, kepala sekolah, kepala sekolah/madrasah, Kota Reyog, leadership kasek, opini, PENDIDIKAN, PNS, ponorogo, produk hukum, renungan, Uncategorized

Bagi Guru (Swasta) Bersertifikasi Angka Keramatnya adalah 24

Apakah benar, sekarang ini sekolah-sekolah swasta di antaranya sudah mulai menghadapi guru-guru swasta professional? Yaitu,  guru-guru swasta yang ternyata  mampu membuktikan kualitas keprofesiannya dengan memenuhi kualifikasi akademik, berkompetensi lengkap, bersertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani. Sehingga mestinya mereka lebih memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional dibandingkan guru lainnya.

Jika memang demikian, maka para atasan baik pihak yayasan maupun pihak kepala sekolah swasta seyogianya tidak melakukan pengingkaran. Maksudnya, atasan harus menghargai dan memfasilitasi  keberadaan serta hak-hak mereka selayaknya seorang profesional. Tentu saja termasuk memberikan peluang besar kepada mereka untuk memenuhi kewajiban mengajar 24 jam pelajaran.

 

Meninggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, catatanku, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, honorer, kebijakan pemerintah, kepala sekolah, kepala sekolah/madrasah, Kota Reyog, leadership kasek, opini, pedoman sertifikasi guru, PENDIDIKAN, PNS, ponorogo, produk hukum, SERTIFIKASI, sertifikasi guru, sertifikasi guru depag, sertifikasi guru diknas

Guru Selalu Dapat Diharapkan, Tersertifikasi atau Tidak

Apa yang menjadi gambaran guru saat ini merupakan hasil dari pembinaan di masa lalu. Kalau masyarakat belum puas dengan kinerja guru pascasertifikasi, maka seyogianya jangan hanya menyalahkan guru.

Tetapi, apapun yang terjadi dalam dunia pendidikan, kita harus selalu berkeyakinan bahwa sesuatu yang baik, bahkan lebih baik dari yang sudah baik akan terjadi di kemudian hari. Kapan itu, yang penting salah satu upaya agar bisa mencapainya pastilah dengan kerja keras dan cerdas, bukan?

Sebab, profesionalisme guru dapat terwujud dengan berjalannya sistem pembinaan yang berkelanjutan dan dilaksanakan tidak hanya demi memenuhi kewajiban karena seolah-olah telah memenangkan tender proyek Pemerintah.

Untuk itu, ada baiknya kita lebih baik berhenti mencela guru dan dunia pendidikan umumnya, daripada terkena tekanan keinginan yang terus-menerus menghendaki kesempurnaan mereka.

Selayaknya memang bagi seorang perfeksionis segala sesuatu harus sempurna. Padahal yang namanya kesempurnaan manusia, seperti kecantikan, hanya ada di mata yang melihat. Maka tak menutup kemungkinan, jika suatu saat merasa telah mencapai kesempurnaan, jadi terkejut ketika orang lain masih bisa menemukan kekurangannya.

Demikianlah sosok dari para guru tersertifikasi atau belum yang diharapkan oleh masyarakat pemangku kepentingan pendidikan. Dan kayaknya pemerintah pun tak tinggal diam tuh. Sehingga bertekad Juli 2012 ke depan akan memulai uji kompetensi akademik bagi semua guru, untuk memetakan kualitas mereka. Repot amat.

Meninggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, catatanku, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, hari guru, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, motivasi, opini, pedoman sertifikasi guru, petunjuk teknis sertifikasi guru, ponorogo, sertifikasi guru, Uncategorized

Ujian Kompetensi Guru Lulus/Tidak Lulus Tak Terkait Penerimaan Tunjangan Profesi (?)

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidik, Kemdikbud, Prof Dr Syawal Gultom, MPd, pejabat yang menangani urusan sertifikasi guru ini menampik isu, bahwa pemerintah  akan menggelar ujian sertifikasi ulang. Akan tetapi, pemerintah akan menggelar ujian untuk seluruh guru secara nasional khusus untuk pemetaan.

Lebih jauh beliau mengatakan, ujian yang rencananya digelar di bulan Juli 2012 ini ujian untuk pemetaan kualitas dan kemampuan guru secara nasional. Ini berbeda dengan ujian sertifikasi guru dan ujian ini diikuti oleh semua guru. Nanti dengan adanya ujian pemetaan ini akan  terlihat semua, bagaimana kondisi kualitas guru di seluruh Indonesia baik yang sudah bersertifikat maupun yang belum.

Ini kan langkah awal pemerintah untuk menerapkan program pengembangan kapasitas guru. Sehingga, sebelum melaksanakan program tersebut, pemerintah harus melakuan pemetaan kualitas guru. Dengan cara apa? Ya dengan cara ujian ini. Kalau ujian sertifikasi kan tidak diikuti oleh semua guru.

Jika hasilnya sudah ada, maka pemerintah akan jelas mengetahui, materi apa saja yang patut dikembangkan bagi para pendidik. Rencananya sekitar 2,6 juta guru yang akan mengikuti ujian ini. Diikuti oleh semua guru mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Bentuk atau format soal yang akan digunakan dalam ujian ini adalah format soal pilihan ganda.

Ini Sumber Beritanya

1 Komentar

Filed under artikel, BERITA, catatanku, informasi, kebijakan pemerintah, PENDIDIKAN, SERTIFIKASI, sertifikasi guru, sertifikasi guru depag, sertifikasi guru diknas, Uncategorized

Seni Menempatkan atawa Nyusun atawa Menaruh

Ilmu menempatkan benda tentu dipelajari intensif di toko-toko swalayan, di supermarket-supermarket, di minimarket-minimarket dll. Sebab dengan penempatan yang strategis, dalam arti gampang diraih setelah dilihat, dan disesuaikan dengan yang paling banyak dibutuhkan konsumen, maka pengunjung toko-toko tersebut akan terlayani dengan sempurna.

Hal di atas sudah setiap saat Anda alami, tetapi bagaimana dengan penempatan benda yang tidak nyeni sama sekali alias asal naruh. kesannya tentu berantakan dan akan kesulitan jika membutuhkannya.

Benda bisa berwujud makanan atau lainnya. Demikianlah keberadaannya, Coba lihat, terimakasih.

Meninggalkan komentar

Filed under Canon, foto, fotografi, Kota Reyog, photography, ponorogo

Mendalami Secara Pribadi Pengertian Kebahagiaan

Selama ini tak kuanggap sangat penting dan sangat menentukan kebahagiaan, apa-apa yang ingin kumiliki dan yang ingin kucapai karena memang belum kumiliki atau belum kucapai. Sebab, apa-apa yang sudah menjadi kepunyaanku dan sudah menjadi capaianku sekarang inilah yang paling berharga.

Cukup lama juga aku mencoba memahami kalimat dari para pakar ini: “Jika Anda berpikir Anda bisa atau tidak bisa, Anda benar.” Atau, “Kita adalah apa yang kita pikirkan tentang kita. Kita akan menjadi apa yang kita pikirkan tentang kita” Hasilnya adalah aku yang seperti inilah sekarang ini. Masih saja bukan apa-apa dan siapa-siapa, bagi kebanyakan orang tentunya.

Untuk itu, aku sudah berusaha menyelaraskan pengertian, bahwa apapun yang telah dicapai oleh seseorang, sukses sesuai kriterianya sendiri, pastilah seyogianya diberi ganjaran pujian oleh diri sendiri. Kalau toh itu sudah berkali-kali disyukuri, kenapa mesti bergantung pada apa yang dirayakan bersama orang lain?

Kecuali, jika suatu ketakterdugaan datang, maka sesungguhnyalah hal ini akan membuatku sulit menghindarkan diri dari yang namanya kekalangkabutan. Tapi itu kan rahasia hidup, sebuah teka-teki abadi. Misalnya, kalau kemarin jelas tanggal 18 dan sekarang 19, tapi siapa mampu mengelola secara pasti, jika besok itu harus 20?

Oleh karena itu, menjalani hidup enak dan tidak itu kan rasanya, walau lumrahnya rasa itu kan ya cuma enak atau tidak enak. Kecuali yang ditakdirkan berhenti merasakan. Jadi, jangan pernah mengabaikan ketika kita merasa telah menempuh kenormalannya.

Meninggalkan komentar

Filed under artikel, catatanku, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, motivasi, opini, pembelajaran, PENDIDIKAN, ponorogo, renungan

Satu Sisi Malang di Tunjangan Profesi Guru

Dalam pembayaran tunjangan profesi guru, kelalaian dan kesalahan ada pada pemerintah daerah, tetapi selalu guru yang kena sanksi tidak dibayar, dan ini sangat tidak adil, karena guru yang selalu dikorbankan.

Kesimpulan ini berdasarkan pada apa yang diungkapkan oleh Utomo Sastriarso dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan, yang mengatakan bahwa penyaluran dana tunjangan profesi guru dari kas negara ke kas daerah sudah dilakukan sesuai jadwal seperti ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2012. Dana sebenarnya sudah disalurkan pada akhir Maret, maka pembayarannya kepada para guru seharusnya dilakukan paling lambat bulan April yang lalu.

Tuh, kan. Seperti begitu kalau pemerintah daerah didemo oleh guru, malah gurunya yang diposisikan pada kondisi salah, tidak pada tempatnya, tidak etis, dsb. Kayak di Kota Siantar.

Menurut pengamatan saya di daerah Ponorogo, untuk guru PNS lancarnya pencairan dana tunjangan profesi guru itu selancar jalan tol semasih belum kena macet, akan tetapi bagi guru swasta, kapan kabarnyapun tiada. Nah, ini juga satu bentuk diskriminasi, pemarjinalan, dan ketakadilan, kan?

Tapi guru swasta Ponorogo sabar-sabar kok, sehingga tak ada acara unjukrasa segala. Barangkali menganggap peristiwa ini dari sisi sebagai kemalangan belaka. Musibah, musibah !

Meninggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, catatanku, GTT, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, opini, pedoman sertifikasi guru, PENDIDIKAN, petunjuk teknis sertifikasi guru, ponorogo

Pengumuman Hasil Kelulusan UN 2012 SMP/Mts, Siswa Terbaik se-Jatim dan 10 Besar Indonesia

Lima siswa dengan nilai UN SMP tertinggi adalah

1. Anggi Indah Safitri dari SMPN 1 Bondowoso (39,80),

2. Audi Wira Pradhana dari SMPN 26 Surabaya (39,60),

3. Maria Pradnya Paramita dari SMPN 1 Mojokerto (39,60),

4. M. Dzakiansyah Bagus Pratama dari SMPN 1 Gresik (39,60), dan

5. Ulfiana Ihda Afifa dari SMPN 1 Kauman Tulungagung (39,60).

Lima siswa nilai tertinggi untuk MTs adalah

1. Mochamad Adnan Hakiki dari MTs Negeri 2 Bondowoso (39,60),

2. Satrio Dermawan dari MTs Negeri Sidoarjo (39,35),

3. Abdur Rachman dari MTs Negeri Sidoarjo (39,35),

4. Yahya dari MTs Al Khoziny Sidoarjo (39,35), dan

5. Imam Hartoyo dari MTs Al Amin Krian Sidoarjo (39,35).

(K15-11)

10 SMP terbaik tersebut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh dalam acara hasil ujian akhir (gabungan UN dan nilai sekolah) SMP/MTs tahun ajaran 2011-2012 di Kemendikbud, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (1/6/2012), sebagai berikut:

1. SMP Negeri 1 Denpasar, Provinsi Bali. Jumlah peserta 238 siswa. Prosentase kelulusan 100 persen. Rata-rata nilai UN 9,65. Sekolah ini berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).

2. SMP Tarbiyatul Shibiyan, Jawa Timur. Sekolah swasta dengan jumlah peserta 7 orang. Prosentase kelulusan 100 persen. Nilai rata-rata UN 9,52.

3. SMPK 8 BPK Penabur, DKI Jakarta. Sekolah swasta. Prosentase kelulusan 100 persen. Jumlah peserta 10 orang. Nilai rata-rata UN 9,49

4. SMP Negeri 1 Lamongan, Jawa Timur. Prosentase kelulusan 100 persen. Jumlah peserta 265 orang. Nilai rata-rata UN 9,47. Sekolah ini berstatus RSBI.

5. SMP Roudlotus Solihin, Jawa Timur. Sekolah swasta. Prosentase kelulusan 100 persen. Jumlah peserta 24 orang. Nilai rata-rata UN 9,47.

6. SMP Negeri 1 Magelang, Jawa Tengah. Prosentase kelulusan 100 persen. Jumlah peserta 156 orang. Nilai rata-rata UN 9,46. Sekolah ini berstatus RSBI.

7. SMP Al Muslimin Pandan, Sumatera Utara. Sekolah swasta. Prosentase kelulusan 100 persen. Jumlah peserta 137 orang. Nilai rata-rata UN 9,45.

8. SMP Mistahurrohman, Jawa Timur. Sekolah swasta. Prosentase kelulusan 98,25 persen. Jumlah peserta 57 orang. Nilai rata-rata UN 9,43.

9. SMP Negeri 4 Babat, Jawa Timur. Prosentase kelulusan 100 persen. Jumlah peserta 36 orang. Nilai rata-rata UN 9,43.

10. SMP Sunan Ampel, Jawa Timur. Sekolah swasta. Prosentase kelulusan 100 persen. Jumlah peserta 81 orang. Nilai rata-rata UN 9,42.

2 Komentar

Filed under artikel, BERITA, catatanku, hasil kelulusan, INFO, informasi, pengumuman hasil kelulusan, pengumuman hasil UN, pengumuman UN, ponorogo, POS UN 2012, UAN, UAS, ujian nasional, Ujian Sekolah, Unas

Pengumuman UN SMP 2012 Jawa Timur, 886 Siswa SMP/MTs/SMPT Tidak Lulus, Tidak Ada Yang 100% Tidak Lulus

SURABAYA, KOMPAS.com – Sebanyak 886 siswa peserta Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs/SMPT di Jawa Timur tahun ini dinyatakan tidak lulus. Kendati demikian, Dinas Pendidikan Jatim mengklaim jumlah ketidaklulusan siswa terus menurun dalam tiga tahun terakhir.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Harun, 886 siswa atau sebesar 0,16 persen dari total 546.503 siswa peserta. ”Tahun 2010 prosentasenya 0,28 persen, tahun 2011 ada 0,21 persen dan tahun ini menurun jadi 0,16 persen,” katanya, Jumat (1/6/2012).

Penyebab ketidaklulusan siswa itu kata Harun karena sebagian besar tidak mengikuti UN dan ujian susulan dengan berbagai alasan seperti sakit, mengundurkan diri tanpa keterangan, atau karena menikah.

SMP swasta menyumbang lebih banyak angka ketidaklulusan, yakni 0,21%. Sementara di jenjang MTs mencapai 0,14%. Tingkat ketidaklulusan di SMP negeri hanya 0,13%, sedangkan di MTs negeri sebesar 0,11%.

“Tapi yang jelas, tahun ini tidak ada sekolah yang seluruh muridnya tidak lulus di Jatim,” tambahnya.

Lima siswa dengan nilai UN SMP tertinggi adalah

1. Anggi Indah Safitri dari SMPN 1 Bondowoso (39,80),

2. Audi Wira Pradhana dari SMPN 26 Surabaya (39,60),

3. Maria Pradnya Paramita dari SMPN 1 Mojokerto (39,60),

4. M. Dzakiansyah Bagus Pratama dari SMPN 1 Gresik (39,60), dan

5. Ulfiana Ihda Afifa dari SMPN 1 Kauman Tulungagung (39,60).

Sedangkan untuk MTs adalah

1. Mochamad Adnan Hakiki dari MTs Negeri 2 Bondowoso (39,60),

2. Satrio Dermawan dari MTs Negeri Sidoarjo (39,35),

3. Abdur Rachman dari MTs Negeri Sidoarjo (39,35),

4. Yahya dari MTs Al Khoziny Sidoarjo (39,35), dan

5. Imam Hartoyo dari MTs Al Amin Krian Sidoarjo (39,35).

(K15-11)

10 SMP terbaik tersebut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh dalam acara hasil ujian akhir (gabungan UN dan nilai sekolah) SMP/MTs tahun ajaran 2011-2012 di Kemendikbud, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (1/6/2012), sebagai berikut:

1. SMP Negeri 1 Denpasar, Provinsi Bali. Jumlah peserta 238 siswa. Prosentase kelulusan 100 persen. Rata-rata nilai UN 9,65. Sekolah ini berstatus Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI).

2. SMP Tarbiyatul Shibiyan, Jawa Timur. Sekolah swasta dengan jumlah peserta 7 orang. Prosentase kelulusan 100 persen. Nilai rata-rata UN 9,52.

3. SMPK 8 BPK Penabur, DKI Jakarta. Sekolah swasta. Prosentase kelulusan 100 persen. Jumlah peserta 10 orang. Nilai rata-rata UN 9,49

4. SMP Negeri 1 Lamongan, Jawa Timur. Prosentase kelulusan 100 persen. Jumlah peserta 265 orang. Nilai rata-rata UN 9,47. Sekolah ini berstatus RSBI.

5. SMP Roudlotus Solihin, Jawa Timur. Sekolah swasta. Prosentase kelulusan 100 persen. Jumlah peserta 24 orang. Nilai rata-rata UN 9,47.

6. SMP Negeri 1 Magelang, Jawa Tengah. Prosentase kelulusan 100 persen. Jumlah peserta 156 orang. Nilai rata-rata UN 9,46. Sekolah ini berstatus RSBI.

7. SMP Al Muslimin Pandan, Sumatera Utara. Sekolah swasta. Prosentase kelulusan 100 persen. Jumlah peserta 137 orang. Nilai rata-rata UN 9,45.

8. SMP Mistahurrohman, Jawa Timur. Sekolah swasta. Prosentase kelulusan 98,25 persen. Jumlah peserta 57 orang. Nilai rata-rata UN 9,43.

9. SMP Negeri 4 Babat, Jawa Timur. Prosentase kelulusan 100 persen. Jumlah peserta 36 orang. Nilai rata-rata UN 9,43.

10. SMP Sunan Ampel, Jawa Timur. Sekolah swasta. Prosentase kelulusan 100 persen. Jumlah peserta 81 orang. Nilai rata-rata UN 9,42.

(gus/nwk)


Meninggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA, catatanku, hasil kelulusan, INFO, informasi, Kota Reyog, pengumuman hasil kelulusan, pengumuman hasil UN, pengumuman UN, ponorogo, POS UN 2012, UAN, UAS, Ujian Akhir Sekolah, ujian nasional, Ujian Sekolah

Pengumuman Tenaga Honorer Kategori 1tenaga dokter langsung diangkat CPNS tanpa tes dengan ketentuan usia paling tinggi 46 tahun dan telah mengabdi kepada negara sekurang-kurangnya satu tahun pada 31 Desember 2005

NASIONAL – HUMANIORA

Jum’at, 01 Juni 2012 , 16:56:00

JAKARTA – Tak hanya tenaga honorer K1 diangkat CPNS tanpa tes, dokter pun diberi kekhususan yang sama. Di dalam PP No 56 Tahun 2012 tentang Honorer Tertinggal, juga diatur pengangkatan tenaga dokter menjadi CPNS.

“Di dalam PP 56, tenaga dokter langsung diangkat CPNS tanpa tes dengan ketentuan usia paling tinggi 46 tahun dan telah mengabdi kepada negara sekurang-kurangnya satu tahun pada 31 Desember 2005,” ungkap Deputi SDM bidang Aparatur Kementerian PAN&RB Ramli Naibaho dalam jumpa pers di Kantor Kemenpan & RB, Jumat (1/6).

Dijelaskannya, dalam PP 56 menyebutkan, dokter yang telah selesai atau sedang melaksanakan tugas sebagai pegawai tidak tetap atau tenaga honorer pada fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah di daerah terpencil, tertinggal, perbatasan, tempat yang tidak diminati dapat diangkat CPNS. Di mana pengangkatannya dilakukan sampai tahun anggaran 2014.

“Dokter yang bertugas di daerah terpencil dan wilayah perbatasan diberi kelonggaran untuk menjadi CPNS. Selain usianya bisa sampai 46 tahun dan tanpa tes, juga pengangkatannya sampai tahun anggaran 2014,” tandasnya. (esy/jpnn)

Meninggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA, catatanku, CPNS, guru honorer, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, Kota Reyog, pendataan tenaga honorer, penerimaan cpns, PNS, ponorogo, SELEKSI HONORER, tenaga honorer

Presiden SBY telah menerbitkan PP Honorer Tertinggal bernomor 56 Tahun 2012. Itu berarti, honorer K1 sudah bisa diangkat CPNS tahun ini juga.

JAKARTA – Kabar gembira bagi honorer tertinggal baik kategori satu (K1) dan kategori dua (K2). Presiden SBY telah menerbitkan PP Honorer Tertinggal bernomor 56 Tahun 2012. Itu berarti, honorer K1 sudah bisa diangkat CPNS tahun ini juga.

“Alhamdulillah, RPP honorer tertinggal sudah diterbitkan yaitu PP 56 Tahun 2012. Dengan adanya payung hukum ini, honorer tertinggal sudah bisa diangkat CPNS,” kata Sekretaris Menpan & RB Tasdik Kinanto dalam jumpa pers di Kantor Kemenpan & RB, Jakarta,  Jumat (1/6).

Adapun pokok-pokok materi PP 56 itu, jelasnya, meliputi pengangkatan tenaga honorer K1 menjadi CPNS, yang dilakukan untuk mengisi formasi 2012 berdasarkan data hasil verifikasi serta validasi tim pusat (Kemenpan&RB, BKN, dan BPKP) yang telah diumumkan ke publik. Sedangkan honorer K2, pengangkatannya melewati seleksi kelengkapan administrasi, ujian tertulis kompetensi dasar, dan kompetensi bidang sesama tenaga honorer.

“Pembuatan soal dan pengolahan hasil ujian kompetensi dasar serta pelaksanaan ujian tertulis dilakukan bekerja sama dengan konsorsium Perguruan Tinggi Negeri. Setelah lulus ujian tertulis kompetensi dasar berdasarkan nilai ambang batas kelulusan maka dilakukan tes kompetensi bidang (profesi),” tuturnya.

Tenaga honorer yang dinyatakan lulus ujian, tambahnya, dapat diangkat menjadi CPNS berdasarkan jumlah dan kualifikasi formasi sampai tahun anggaran 2014. (esy/jpnn)

32 Komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, catatanku, GTT, guru honorer, guru swasta, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, lowongan pekerjaan, pendataan tenaga honorer, penerimaan cpns, ponorogo, ptt, SELEKSI HONORER, tenaga honorer

Dulu Lulus SMP Kayak Gitu

Sekolahku SMP berlokasi di sebelah timur alun-alun Kota Madiun. Seiring dengan perkembangan dan perubahan total wajah alun-alunnya, sekarang SMP-ku juga tak ketinggalan sudah banyak sekali perubahannya. Ya pagar yang mengelilinginya, ya gedung atau ruang-ruang kelasnya.Sayang sekali, foto jadulnya aku tak memiliki, dan tentunya bisa dimaklumi kondisi waktu itu, kan?

1338452540662663110

Sungguh tak terbayangkan akhirnya ruang-ruang kelasku dulu sekarang berubah menjadi gedung sebagus ini, untuk ukuran Madiun ya lumayanlah.

1338452805321590914

Tak apalah tak ada foto masa lalu sekolahku, yang penting sampai detik ini aku masih bisa menemui teman-teman se-SMP dulu. Mereka bahagia kok, yang masih hidup maupun Insyaa Allah yang sudah almarhum.

13384534841258061852

2 Komentar

Filed under artikel, calon guru, Canon, catatanku, foto, fotografi, GURU, guru dan calon guru, guru swasta, INFO, informasi, kamera digital, Kota Reyog, motivasi, opini, Pensiun, photography, ponorogo

Bagaimana Keprofesionalan, Martabat, dan Kesejateraan bagi Guru Swasta

Bagaimana Keprofesionalan, Martabat, dan Kesejateraan bagi Guru Swasta

Oleh Eddy Soejanto*)

Keprofesionalan seorang guru sudah dinyatakan berdasarkan peraturan perundang-undangan. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Dari kalimat ini saja segera dapat disimpulkan bahwa dikotomi guru itu sebenarnya tidak ada. Tapi kenapa saya tetap menyebut sebagai guru swasta? Ini untuk memperjelas status saya di mata para pemangku kepentingan pendidikan, yang tentunya tidak sama dengan status teman-teman guru PNS.

Sebab, diiyakan atau tidak, kenyataan di masyarakat, orang-orang akan memandang martabat seorang guru antara lain dari status kepegawaiannya.  Maka kalau martabat guru bisa terangkat hanya karena statusnya, kenapa mesti heran jika hampir semua guru swasta ingin bersulih statusnya menjadi guru PNS.

Oleh karena itu, martabat guru swasta akan benar-benar dihargai apabila prestasinya melebihi rekan-rekannya yang PNS. Terutama penghargaan-penghargaan dari pemerintah, melalui pemenangan dalam lomba-lomba antar guru. Maaf, tapi berapa gelintir jumlah mereka itu yang diakui sebagai guru bermartabat karena kehebatannya bukan diuntungkan oleh status kepegawaiannya?

Berbicara tentang kesejahteraan, secara garis besar, baik guru PNS maupun guru swasta setidak-tidaknya memiliki hak mendapatkan penghasilan sesuai dengan Standar Nasional berupa gaji pokok, tunjangan yang melekat pada gaji, dan maslahat tambahan. Untuk tiga item ini guru PNS mendapatkannya dari pemerintah, sedangkan guru swasta seharusnya dipenuhi oleh lembaga penyelenggara pendidikan swasta yang menaunginya.

Belum cukup dengan itu, pemerintah dan pemerintah daerah masih diharuskan lagi memberikan penghasilan lain kepada guru, berupa tunjangan profesi, tunjangan fungsional, tunjangan khusus, dan maslahat tambahan yang terkait dengan tugasnya sebagai guru, dan ditetapkan dengan prinsip penghargaan atas dasar prestasi, yang dana-dananya dianggarkan dalam APBN atau APBD.

Nukilan bunyi pasal-pasal di atas menunjukkan, betapa bersungguh-sungguhnya bangsa ini dalam mencoba mewujudkan hak-hak guru menjadi sejahtera. Tapi kenyataannya, siapa yang oleh pemerintah didahulukan haknya menjadi sejahtera?

Ihwal kesejahteraan, seyogianya guru swasta tidak perlu mengeluh, tetapi keluarkan semua pendapat yang memberikan solusi atas masalah rendahnya tingkat kesejahteraannya. Dan harapan bagi atasannya guru swasta dapat melaksanakan amanah ini.

Ponorogo, 30 Mei 2012

*)Eddy Soejanto adalah pemerhati pendidikan

1 Komentar

Filed under artikel, calon guru, catatanku, CPNS, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, kebijakan pemerintah, kepala sekolah/madrasah, Kota Reyog, motivasi, opini, PNS, ponorogo

Pengumuman SNMPTN 2012 Jalur Undangan 53.034 Diterima

Dalam jumpa pers di gedung Dikti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Jakarta, Sabtu (26/5), sekretaris umum panitia SNMPN 2012 Rochmat Wahab meminta maaf kepada masyarakat,  karena mendadak mengubah jadwal pengumuman penerimaan SNMPTN jalur undangan. Rencananya, pengumuman SNMPTN jalur undangan baru dilansir Senin besok (28/5). Tetapi kemarin (26/5) panitia mendadak mengumumkan calon mahasiswa SNMPTN jalur undangan.

Rektor UNY itu menuturkan, setelah menjalani sejumlah seleksi nilai rapor dan merujuk pada hasil ujian nasional (unas), ditetapkan ada 53.034 pelamar yang lulus SNMPTN jalur undangan. Sementara itu pendaftar SNMPTN jalur ini mencapai 236.811 pelamar di 61 PTN, atau naik 9 persen dari tahun lalu. Ada 4.928 kursi kosong. “Tidak benar jika kursi ini menjadi obyekan kampus untuk diperjualbelikan,” tandasnya.

[lengkapnya di JPNN, di sini]
 

Meninggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA, catatanku, hasil kelulusan, INFO, informasi, JALUR UNDANGAN, Kota Reyog, SNMPTN, SNMPTN 2012

Semua SMA 100% Lulus Kok Tak Terasakan Hebatnya Ya, di Pojok-pojok Ponorogo

Kalau pengumuman kelulusan SMA yang hari ini dipastikan datanya akurat, bukan hoax, pasti. Ternyata semua SMA di Ponorogo menyatakan siswanya lulus 100%. Bangga sekali, bagi yang merasa bangga. Terlebih jika siswa ada yang nilainya Ujian Nasional termasuk 5 besar nasional, yaitu 58,45 seperti SMA N 1 Ponorogo.

Di sisi lain, susah payah para wakil kepala sekolah berkoordinasi dengan aparat kepolisian mencegah terjadinya coret-moret baju seragam sekolah, toh terjadi juga. Gejala apa sih ini? Jika yang muda sudah tak mau mengikuti nasihat orang dewasa, ya demikianlah jadinya.

Diantara yang ingin konvoi, barangkali bersepeda termasuk yang langka bagi lulusan SMA, tapi ada dan kelihatannya tidak ada coretan-coretan di baju seragamnya.

1 Komentar

Filed under artikel, BERITA, Canon, catatanku, foto, fotografi, hasil kelulusan, kamera digital, Kota Reyog, pengumuman hasil kelulusan, pengumuman hasil UN, pengumuman UN, photography, ponorogo, UAN, ujian nasional, Unas

Hasil UN 2012 SMA SePonorogo Terbaik Dibandingkan dengan se-eks Karesidenan Madiun?

Saat ini hasil nilai UN SMA/SMK/MA pasti sudah berada di tangan kepala sekolah masing-masing. Bagi yang dapat menembus barikade kerahasiaan di tangan wali kelasnya, siswa juga pasti sudah mengetahui lulus tidaknya, tapi Insyaa Allah kelulusannya dijamin bisa mencapai 99 % lebih untuk Kabupaten Ponorogo.

Dan berita terakhir dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo, dikabarkan bahwa hasil kelulusan di Ponorogo ternyata terbaik se-eks Karesidenan Madiun? Kalau ternyata benar, alhamdulillah. Dengan demikian dapat diprediksi akan banjir pengumuman lulus 100%.

Meninggalkan komentar

Filed under BERITA, hasil kelulusan, INFO, informasi, Kota Reyog, pengumuman hasil kelulusan, pengumuman hasil UN, pengumuman UN, ponorogo, POS UN 2012, UAN, UAS, ujian nasional

Pengumuman Hasil UN 2012, Masih Ada 4 (empat) SMA Tidak Lulus Semua

JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) baru saja menyampaikan hasil ujian nasional (UN) SMA tahun ini. Selain jumlah siswa lulus dan tidak lulus, di dalamnya juga diketahui ada empat SMA yang semua siswanya tidak lulus UN.

Disampaikan Mendikbud Mohammad Nuh, keempat sekolah yang tidak lulus 100 persen itu di antaranya SMA Dorema (swasta) yang terdapat di Medan, Sumatera Utara. Empat siswa peserta UN di sekolah tersebut tidak lulus, setelah pada 2010 lalu resmi menjadi angkatan pertama SMA Dorema.

“Peserta UN di sekolah ini tidak lulus semua, maka kami sarankan untuk bergabung dengan sekolah lain, mengingat jumlah siswanya hanya empat orang,” kata Nuh, Kamis (24/5/2012) di gedung Kemdikbud, Jakarta.

Nuh mengatakan, melihat distribusinya, ada 87.000 sekolah (80 persen) yang semua siswanya lulus UN. Adapun terdapat 41 siswa atau 100 persen dari 4 sekolah (0,02 persen) yang tidak lulus.

“Selain SMA Dorema, terdapat tiga sekolah lain, salah satunya SMA Serawai di Kota Langkat. Hampir semua siswa kompetensi nilainya rendah,” ujarnya.  SMA Swasta Dorema, Kota Medan, Sumut (jumlah siswa 4 orang), MA Swasta al Ma”arif Bengkel, Kab. Langkat, Sumut (11 orang), MA Nahdlatul Wathan, Kab. Halmahera Timur, Malut (7 orang), MAS Al Jabar Lainea, Konawe Selatan, Sultra (19 orang)

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan data Kemdikbud, ada sekitar 7.000 siswa SMA yang tidak lulus UN. Adapun untuk pengumuman resminya, hasil UN baru akan disampaikan pada Sabtu (26/5/2012) atau lusa.

8 Komentar

Filed under BERITA, hasil kelulusan, Kota Reyog, pengumuman hasil kelulusan, pengumuman hasil UN, pengumuman UN, ponorogo, POS UN 2012, UAN, UAS, Ujian Akhir Sekolah, Unas

Siswa SMAN 1 Ponorogo, Tertinggi 58,45 dari Pengumuman Hasil UN SMA 2012 Nilai Tertinggi Siswi SMAN 2 Kuningan Jabar 58,60 dan Siswi SMAN 2 Lamongan Jatim nilainya 58,50

Berdasarkan data yang dirilis Kemendikbud pada Kamis (24/5/2012), siswi yang namanya masih dirahasiakan ini mendapat nilai 58,60 untuk UN-nya. Sedangkan di peringkat kedua terdapat siswi dari SMA Negeri 2 Lamongan, Jawa Timur. Perolehan nilai UN murninya adalah 58,50.

Seorang siswi asal SMAN 4 Denpasar juga memperoleh nilai 58,50. Sedangkan siswi asal SMA Santa Ursula Jakarta juga berada di daftar peraih nilai UN tertinggi dengan jumlah nilai 58,45. Nilai 58,45 juga diraih oleh siswa SMAN 2 Lamongan, siswa SMAN 1 Ponorogo Jawa Timur, siswa SMAN 1 Sidoarjo Jawa Timur, dan siswa SMA Pasundan 1, Jawa Barat.

Meninggalkan komentar

Filed under BERITA, catatanku, hasil kelulusan, pengumuman hasil kelulusan, pengumuman hasil UN, pengumuman UN, ponorogo, POS UN 2012, UAN, ujian nasional, Unas

Pengumuman Hasil UN 2012 SMK, lulus 99,60 % SMK Pacet, Mojokerto, Jawa Timur mencatat rata-rata nilai UN siswanya 9,20. Sedangkan SMKN 1 Lamongan, nilai rata-rata siswanya 9,19.Selamat ! Selamat ! Selamat !

Salmah Muslimah – detikNews

Kamis, 24/05/2012 19:48 WIB

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), tingkat kelulusan pada 2012 ini mencapai 99,60 persen. Dari 414.202 siswa, ada 1.671 orang yang tidak lulus. Tingkat kelulusan ini sedikit lebih baik dari tahun sebelumnya, di mana tingkat kelulusannya 99,51 persen.

Siswi dari SMKN 2 Semarang, Jawa Tengah yang namanya masih dirahasiakan menduduki peringkat pertama perolehan nilai UN murni dengan perolehan 29,60. Angka yang sama diraih oleh siswi dari SMK Mitra Batik, Tasikmalaya, Jawa Barat dan siswa SMKN 1 Katapang, Jawa Barat.

Beberapa SMK tercatat memiliki rata-rata nilai UN murni tinggi. Misalnya saja SMK Taman Siswa Sawit Seberang, Kabupaten Langkat, Sumut. Nilai rata-rata UN murninya 9,23. SMK Pacet, Mojokerto, Jawa Timur mencatat rata-rata nilai UN siswanya 9,20. Sedangkan SMKN 1 Lamongan, nilai rata-rata siswanya 9,19.

6 Komentar

Filed under BERITA, catatanku, hasil kelulusan, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, pengumuman hasil UN, pengumuman UN, ponorogo, POS UN 2012, UAN, Uncategorized

Pengumuman UN 2012 Jawa Timur Hebat ! Dari 210.586 siswa SMA, yang tidak lulus 256 orang, atau persentasenya adalah 0,07 persen. Selamat ! Selamat ! Selamat !

Salmah Muslimah – detikNews

Kamis, 24/05/2012 18:09 WIB

Berdasarkan data yang dirilis Kemendikbud pada Kamis (24/5/2012), Jatim adalah provinsi terbaik karena mencatat persentase ketidaklulusan paling sedikit. Dari 210.586 siswa SMA, yang tidak lulus 256 orang, atau persentasenya adalah 0,07 persen.

Provinsi-provinsi terbaik yang mencatat persentase ketidaklulusan paling sedikit setelah Jatim berturut-turut adalah Sulawesi Utara (0,09 persen), Bali (0,10 persen), Jawa Barat (0,10 persen), dan Sumatera Utara (0,12 persen).

Sedangkan, DKI Jakarta berada di urutan 13 tingkat kelulusan terbaik dari 33 provinsi di Indonesia. Persentase tidak lulus siswa SMA di DKI tercatat 0,38 persen. Artinya 207 dari 54.615 siswa tidak lulus SMA tahun ini.

Sedangkan provinsi yang mencatat persentase ketidaklulusan siswa SMA terbanyak adalah NTT (5,50 persen), Gorontalo (4,24 persen), Papua Barat (2,42 persen), dan Kalimantan Barat (1,49 persen).

16 Komentar

Filed under BERITA, catatanku, hasil kelulusan, Kota Reyog, pengumuman hasil kelulusan, pengumuman hasil UN, pengumuman UN, ponorogo, POS UN 2012, UAN, UAS, Ujian Akhir Sekolah, ujian nasional, Ujian Sekolah, Unas

Menurut Mendikbud, Hasil UN 2012 SMA Lulus 99,50 %

JAKARTA, KOMPAS.com

Indra Akuntono | I Made Asdhiana | Kamis, 24 Mei 2012 | 21:12 WIB

Prosentase kelulusan Ujian Nasional (UN) siswa SMA mengalami kenaikan. Hal itu diketahui setelah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh, menyampaikan paparannya, Kamis (24/5/2012), di gedung Kemdikbud, Jakarta.

Peserta UN berjumlah 1.524.704 orang.  Yang dinyatakan tidak lulus 7.579 orang peserta (5.300 orang peserta atau 69,4%-nya tidak mencapai nilai rata-rata 5,5 dan yang 30,06 %-nya ada satu mata pelajaran nilainya kurang dari 4)

 

3 Komentar

Filed under BERITA, pengumuman hasil kelulusan, pengumuman hasil UN, pengumuman UN, ponorogo, UAN, UAS, ujian nasional, Ujian Sekolah, Unas

Hasil UN SMA 2012 Lulus 99,50 %, Selamat ! Selamat ! Selamat !

JAKARTA, KOMPAS.com –

Indra Akuntono | Lusia Kus Anna | Kamis, 24 Mei 2012 | 14:41 WIB

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyatakan angka kelulusan ujian nasional tingkat SMA dan sederajat tahun 2012 mencapai 99, 50 persen. Pengumuman kelulusan tiap siswa sendiri akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada hari Sabtu 26 Mei2012.

Dalam paparannya, Mendikbud, Mohammad Nuh menjelaskan, peserta UN SMA tahun ini mencapai 1.524.704 siswa. Akan tetapi karena berbagai hal, sedikitnya ada 7.345 siswa yang tidak mengikuti UN. Dari jumlah tersebut, kata dia, tercatat 1.517.125 (99,50 persen) siswa SMA dinyatakan lulus UN. Sedangkan 7.579 siswa SMA lainnya tidak lulus pada UN tahun ini.

“Data ini kami sampaikan agar segera dipublikasikan kepada masyarakat,” kata Nuh, Kamis (24/5/2012), di gedung Kemdikbud, Jakarta.

27 Komentar

Filed under BERITA, GURU, guru swasta, hasil kelulusan, Kota Reyog, pengumuman hasil kelulusan, pengumuman hasil UN, pengumuman UN, ujian nasional, Unas

MENANGKAN, MAAFKAN, KOMITMENKAN

MENANG, MAAF, KOMITMEN
~ Jika kita ternyata tidak mudah mengalah, wajar. Karena harga diri itu juga seperti bunga, kata seniman. Meskipun tak dipetik toh juga akan layu, hanya kalau dipetik itu akan melekaskannya terjadi.
~ Sikap memaafkan, berbeda. Ini bagian dari memberi, dan memberi itu indah. Diimbuhi dengan rasa cinta menjadi lebih indah lagi.
~ Untuk itu, bagi yang hanya ingin bertindak sekedar, akan menjadi ala kadar seluruhnya.
~ Dan berkomitmen. Perlu, tapi dia bukanlah sebuah keyakinan yang tidak dapat diubah. Dia boleh menurun atau meningkat, bahkan dilupakan. Kalau dirasa membebani, maka mengeluh bukannya akan mengurangi beban itu, tapi justru menambah.
~ Praktikkan kalau belum percaya. Hehehe.

Meninggalkan komentar

Filed under guru dan calon guru

O, GURU, O, KOMPETENSIMU TERNYATA

O, GURU, O, KOMPETENSIMU TERNYATA
~ Berdasarkan keterangan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Sumarna Surapranata, di Jakarta, Selasa (7/7), hasil uji kompetensi 1,6 juta guru mencakup para guru di TK, SD, SMP, SLB, SMA, dan SMK itu menjadi potret nyata soal kualitas guru (Kompas, 8 Juli 2015)
~ Hasilnya, lebih dari 1,3 juta guru memiliki nilai ujian di bawah 60 dari rentang 0 hingga 100.
~ Dari ujian ini, hanya 192 guru, sebagian besar guru SMP, yang mencapai nilai 90-100.
~ Hampir 130.000 guru yang nilainya antara 0 dan 30.
~ Penguasaan terhadap materi ajar dan kemampuan mendidik guru SD adalah yang paling tertinggal. Padahal, mereka paling banyak ikut uji kompetensi, yakni 798. 836 orang.
~ Skor 70 ke atas mayoritas diraih guru SMA yang telah S-2 dan S-3. Para guru skor 70 ke atas bakal ditugaskan menjadi instruktur pelatih guru yang memiliki nilai rendah.
#mendidik_diri_sendiri, hari ini 10/7/15

Meninggalkan komentar

Filed under BERITA