Category Archives: Uncategorized

PENGANGKATAN HONORER K2 VS ANGGARAN

Rencana pengangkatan tenaga honorer kategori dua (K2) menjadi CPNS tahun ini melalui ujian tulis anggarannya senilai Rp 200 miliar ditolak Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ini dipaparkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Azwar Abubakar mengatakan, pihaknya sedang meminta bantuan kepada Wapres Boediono terkait penganggaran untuk pengangkatan tenaga honorer K2 itu. Sampai saat ini Kemen PAN-RB belum membeber alasan Kemenkeu mengedrop anggaran pengangkatan honorer K2 itu. Muncul dugaan, anggaran Rp 200 miliar itu tidak disepakati karena berpotensi tumpang tindih dengan duit untuk tes tulis CPNS dari pelamar umum atau non tenaga honorer.

Pihak Kemen PAN-RB begitu ngeyel melaksanakan pengangkatan tenaga honorer K2 itu amanah Peraturan Pemerintah (PP). Pemerintah diwajibkan mengangkat tenaga honorer K2 mulai tahun ini hingga 2014 nanti. Jumlah tenaga honorer K2 saat ini mencapai 600 ribuan orang. Tetapi pemerintah memastikan seluruh tenaga honorer K2 itu tidak diangkat semuanya. Kepastian kuota pengangkatannya, masih menunggu analisa kebutuhan pegawai di instansi pusat, provinsi, kota, dan kabupaten. Rencananya, tes tulis pengangkatan honorer K2 itu akan dilaksanakan pada antara Juni atau Juli depan. (JPNN-wan)

6 Komentar

Filed under BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, GTT, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, motivasi, opini, PENDIDIKAN, penerimaan cpns, PNS, ponorogo, SELEKSI HONORER, tenaga honorer, Uncategorized

Pemerintah membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2013, tes dijalankan akhir Juni nanti. Honorer kategori dua (K2) mendapat prioritas pengangkatan.

NASIONAL – HUMANIORA

Jum’at, 25 Januari 2013 , 06:58:00
JAKARTA – Pemerintah sudah berancang-ancang membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2013. Rencananya tes dijalankan akhir Juni nanti. Honorer kategori dua (K2) mendapat prioritas pengangkatan. Progres persiapan tes CPNS 2013 ini dipaparkan Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Wamen PAN-RB) Eko Prasodjo. “Kita sudah koordinasi dengan tim pengawas reformasi birokrasi nasional yang diketuai Pak Wapres,” katanya Kamis (24/1).

Hasil konsultasi itu memutuskan moratorium atau penghentian sementara rekrutmen CPNS baru dihentikan. Dengan demikian, tahun ini ada rekrutmen CPNS baru. Meski moratorium dicabut, usul permintaan CPNS baru tidak diperlonggar. Eko menjelaskan, kuota CPNS baru belum bisa ditentukan sekarang. Sebab, saat ini kuota ditentukan kebutuhan masing-masing instansi pusat atau daerah. “Jika model yang lama, kuota nasional ditetapkan dulu. Baru disebar merata di setiap instansi,” kata dia.

Menurut Eko, mulai saat ini instansi pusat atau daerah sudah bisa memasukkan permintaan kuota atau formasi CPNS baru. Di Kemen PAN-RB, permintaan itu akan dicek dengan sejumlah instrumen lainnya. Di antaranya, analisis kebutuhan PNS untuk lima tahun mendatang. Yang jelas, pemerintah memastikan tes CPNS 2013 akan diisi pelamar umun dan tenaga honorer K2. “Tenaga honorer K2 kita prioritaskan karena amanah PP (peraturan pemerintah),” timpalnya.

PP itu mengamanahkan honorer K2 diangkat secara bertahap mulai tahun ini hingga 2014. Jumlah honorer K2 hampir 600 ribu jiwa, tetapi tidak diangkat semuanya. Posisi pelamar umum hanya untuk kursi yang tidak memiliki kandidat di kelompok honorer K2. Saat ini honorer K2 menumpuk di kursi guru, perawat, dan tenaga teknis lainnya. Eko menjelaskan rangkaian rekrutmen CPNS 2013 dimulai efektif Maret depan. Yakni dengan sosialisasi pendaftaran ke masyarakat. “Kemudian tes dijalankan akhir Juni. Kalau molor mungkin awal Juli,” tandasnya.

Skenario teknis tes CPNS 2013 kemungkinan diperbaharui. Yakni pelamar langsung menjawab soal ujian di depan komputer (computer assisted test/CAT). Pusat sarana CAT masih belum tersebar di daerah. Untuk itu mereka menjajaki kerja sama dengan PTN (perguruan tinggi negeri) yang direkomendasikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). (wan/oki)

2 Komentar

Filed under BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, motivasi, opini, pendataan tenaga honorer, PENDIDIKAN, penerimaan cpns, PNS, ponorogo, SELEKSI HONORER, tenaga honorer, Uncategorized, yayasan

Tenaga Honorer Kategori-2 diangkat sekitar 30 hingga 35 persen saja, pengangkatannya melalui tes

NASIONAL – HUMANIORA

Rabu, 09 Januari 2013 , 00:09:00

JAKARTA–Sebanyak 630 ribuan honorer kategori dua (K2) akan mengikuti tes CPNS yang diperkirakan dimulai awal semester kedua mendatang. Namun dari jumlah tersebut kuota yang disiapkan tidak lebih dari 35 persen. Sehingga separuh lebih honorer K2 hanya bisa gigit jari.

“Untuk pengangkatan tenaga honorer yang sudah masuk K2 hanya akan diangkat sekitar 30 hingga 35 persen saja. Itupun pengangkatannya akan melalui tes,” kata Kabag Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat kepada JPNN, Selasa (8/1).

Terbatasnya kuota tersebut, menurut dia, karena banyak yang non kategori. Misalnya, kategori yang dibutuhkan ada guru matematika tapi yang banyak guru bahasa Indonesia, atau yang dibutuhkan penyuluh adanya tenaga administrasi.

Dari 630 ribuan honorer K2, posisi teratas (80 persen) adalah guru, 10 persen tenaga medis, dan sisanya tenaga administrasi. Dari jumlah guru pun, terbanyak yang mengajar bahasa Indonesia sehingga non kategori. “Melihat performance honorer K2, sekitar 70 persen tidak akan lolos,” ujarnya.

Mengenai data listing untuk uji publik K2, lanjut Tumpak, sudah ada pada seluruh Kantor Regional (Kanreg) BKN. Namun listing tersebut belum dibagikan ke unit pengelola kepegawaian daerah (BKD-red) sebelum ada regulasinya.

Ditanya soal nasih honorer K2 yang tidak lolos tes, dia mengatakan, akan diarahkan ke pegawai tidak tetap pemerintah (PTTP). Hanya saja, tidak semuanya bisa masuk PTTP, tapi khusus untuk honorer yang punya formasi.

Semisal, instansi A kekurangan tenaga guru bahasa Indonesia, honorer yang mengabdi di instansi tersebut masih bisa bekerja dengan status PTTP. Apabila instansi A tidak membutuhkan lagi, honorernya akan diberhentikan.

“Prinsipnya, tenaga honorer K2 yang direkrut baik CPNS maupun PTTP harus sesuai kebutuhan instansinya. Di samping tersedia jabatan maupun formasi bagi honorer bersangkutan,” tandasnya. (esy/jpnn)

Tinggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, lowongan cpns 2010, lowongan pekerjaan, motivasi, opini, PENDIDIKAN, penerimaan cpns, PNS, ponorogo, produk hukum, ptt, SELEKSI HONORER, tenaga honorer, Uncategorized

2013, TUNJANGAN GURU NON-PNS AKAN DITANGANI OLEH PUSAT

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh mengharapkan proses pencairan TPP guru non-PNS langsung dari pusat ke rekening guru. Jumlahnya lumayan besar, mencapai Rp7 triliun.

Dana tunjangan guru ini dulunya disalurkan langsung oleh pusat ke rekening guru, dengan adanya otoda menjadi didekonsentrasikan ke daerah dengan ditransfer ke rekening daerah.

Mekanisme pencairan dana TPP diharapkan akan dikembalikan seperti semula, disalurkan langsung oleh pusat ke rekening guru, kata Nuh menjawab JPNN di Kemdikbud, Kamis (3/1).

15 Komentar

Filed under BERITA, catatanku, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru swasta, INFO, informasi, inpassing guru swasta, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, motivasi, opini, PENDIDIKAN, ponorogo, produk hukum, Uncategorized, yayasan

Tenaga Honorer K1 Berpeluang Besar Semua CPNS

JAKARTA РUntuk gelombang pertama, sejumlah daerah sudah mengumumkan data honorer yang lolos, beberapa waktu lalu. Sesuai surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: B/3508/M.PAN dan RB tertanggal 21 Desember ditandatangani oleh Sekretaris Kementerian PAN dan RB, Tasdik Kinanto. Dalam surat itu dinyatakan,  bahwa pengumuman CPNS K1 pada tanggal 19 Desember 2012 lalu merupakan formasi tahap I. Jadi, masih ada susulan pengumuman.

Yang termasuk susulan itu, terdata 21 ribu tenaga honorer yang berasal dari 32 pemkab/pemko se-Indonesia, saat ini masih dalam tahap pengecekan oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). BPKP  fokus pada data mereka digaji dari APBN/APBD, sedangkan pengecekan dokumen dilakukan BKN. Ini menurut Deputi Bidang Pengadaan, Kepangkatan, dan Pensiun (Dakatsi) Badan Kepegawaian Negara BKN) Sulardi kepada JPNN, kemarin (3/1).

Nantinya honorer K1 yang dinyatakan lolos untuk diangkat jadi CPNS itu datanya akan dikirim ke masing-masing pemda. Sementara, bagi honorer K1 yang dinyatakan tidak lolos kualifikasi, akan disalurkan ke data honorer K2. Untuk bisa diangkat menjadi CPNS, honorer K1 “gagal” ini harus ikut seleksi tertulis sesama honorer, termasuk honorer K2.

Tinggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, lowongan pekerjaan, motivasi, opini, pendataan tenaga honorer, PENDIDIKAN, penerimaan cpns, PNS, ponorogo, produk hukum, ptt, SELEKSI HONORER, tenaga honorer, Uncategorized

Refleksi 2012

Saya tidak memiliki catatan apa-apa di akhir 2012 ini, kecuali menuliskan kembali cerita Oemar Bakri yang pernah saya baca. Suatu saat, Oemar Bakri ke sekolah naik motor. Ban motornya kempes. Waktu mau ditambal, lubangnya ada tiga, sedangkan tambalannya sudah sembilan. Maka Pak Oemar Bakri harus beli ban, karena tak membawa uang kontan, ia terpaksa harus naik angkodes ke bank.

Secara kebetulan semua yang ditemuinya hari itu pernah menjadi muridnya. Si X, si sopir angkodes, si Y tukang tambal ban, si Z petugas bank. Pelayan toko ban juga muridnya. Bahkan saat uangnya dicopet, tukang copetnya juga mantan muridnya. Sama seperti polisi yang menangkap pencopet itu, juga muridnya.

Selesai upacara pelepasan purna tugas, beberapa tahun kemudian, ternyata di luar ruangan banyak orang telah menunggu Pak Oemar Bakri yang resmi pensiun itu. Anak-anak didiknya, si Z menjadi kepala unit bank, yang polisi sekarang perwira polisi, sopir angkodes X jadi pengusaha angkutan, dan Y punya toko ban. Mereka datang untuk menghadiahi Oemar Bakri sebuah mobil. Sebuah penghargaan yang tulus yang dananya dikumpulkan oleh para mantan muridnya.

Tapi yang lebih mengejutkan, Oemar Bakri malah memilih menyerahkan mobil penghargaan itu untuk sekolahnya, bukan penghargaan untuk dirinya sendiri. Sekolah lebih membutuhkan ketimbang dirinya yang sudah pensiun. Demikianlah, kalau bagi kebanyakan orang, penghargaan materi masih dianggap sebagai penghargaan yang lebih dari segala-galanya, tetapi bagi seorang guru dengan sebuah kecintaan yang dalam terhadap profesi, penghargaan berupa uang atau materi bukanlah segala-galanya. Sayangnya, itu semua hanya milik Oemar Bakri. Guru yang sangat ideal di alam fiksi.

 

1 Komentar

Filed under catatanku, honorer, Kota Reyog, motivasi, opini, PENDIDIKAN, Pensiun, ponorogo, renungan, Uncategorized

Dari Tes ke Tes CPNS di Tahun 2012 dan 2013

Tes tulis CPNS baru yang berasal dari pelamar umum akan dijalankan 8 September 2012 mendatang. Secara teknis pembuatan soal untuk seleksi ini, tetap digarap oleh konsorsium 10 PTN yang diketuai UGM. Standar kesulitan soal belum diumumkan oleh tim dari konsorsium ini.

Para calon sarjana yang sudah ancang-ancang untuk mengikuti tes CPNS baru periode 2013 harus bersabar, karena pemerintah pusat mengindikasikan jika tahun depan tidak ada tes CPNS baru untuk pelamar umum.

Tahun 2013 Kemen PAN-RB berupaya menuntaskan pengangkatan tenaga honorer Kategori II (K II) atau yang tidak digaji dari APBN atau APBD yang jumlahnya mencapai 600 ribu orang. Sistem pengangkatan tenaga honorer K II ini berbeda dengan pengankatan tenaga honorer Kategori I (digaji APBN atau APBD). Seperti diketahui, akhir tahun ini tenaga honorer K I akan diangkat langsung tanpa tes. Sedangkan untuk pengangkatan tenaga honorer K II wajib dilakukan dengan tes tulis.

[sumber JPNN.Com via Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) Tasdik Kinanto di Jakarta kemarin (28/8)]

Tinggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, GTT, GURU, guru dan calon guru, guru honorer, guru swasta, honorer, honorer kategori I, honorer kategori II, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, Kota Reyog, lowongan pekerjaan, PENDIDIKAN, penerimaan cpns, PNS, ponorogo, produk hukum, SELEKSI HONORER, Uncategorized