Category Archives: guru dan calon guru

Bukan Terdampar

JK-IMG_2741

Tinggalkan komentar

Filed under guru dan calon guru

Air Pollution

CiSP-IMG_2918

Tinggalkan komentar

Filed under guru dan calon guru

MERAYAKAN TUJUH TAHUN BLOG MASEDLOLUR.WORDPRESS.COM

quote-jareku-13

Tinggalkan komentar

Filed under guru dan calon guru

KALAU LAGI NGE-BOSS

Oke Boss, kamu sama aku kemungkinan bisa berselisih pendapat (kalo pendapatan sih pasti, ya), karena aku masih merasakan nikmatnya terobsesi masa lalu, sedangkan kamu tidak sama sekali. Ini yang pernah terlontar di depan ‘My Boss’ eh pimpinanku.

Tapi sebenarnya, orang kalau bicara hari esok, kayaknya sama sederajat kok. Artinya, kami sama-sama dijemput oleh kebelumtentuan. Nah, yang sekarang-sekarang inilah, yang sedang berjalan ini, mari kita jalani saja bersama. Meskipun tetap saja sebagai Boss kamu dituntut untuk berperan sebagai yang terhebat. Ya kan? Masak bawahan yang harus lebih berkualitas melebihinya.

Hanya saja perlu diingat, jika sudah terlanjur muncul yang namanya diskriminasi, yakinlah bahwa tak ada diskriminasi tanpa represi. Sebaliknya, dan tak ada represi tanpa diskriminasi.

Namun Boss, masih saja ada sebagian dari ‘bawahan’mu yang bertahan. Mereka bisa betah berada di posisi terjepit dalam perasaan ketiadaan kesederajatan martabat. Bahkan hingga habisnya masa jabatan Boss, mereka masih saja tak berani ‘polah’. Hal ini cukup membuat heran, padahal cacing saja berkeluget-keluget kalau merasa diinjak. Disakiti.

Tinggalkan komentar

Filed under artikel, catatanku, guru dan calon guru

CAT INGAT CAT TIDAK

~ Cat. Tahu kan? Pasti.
~ Cuma kalau menggunakannya, tidak semua mau. Sebab, coba saja lihat, kan memang tidak semua benda atau barang yang digunakan manusia harus dicat. Yang warna-warna alami justru disukai karena indahnya, sesuai makna keindahan bagi mereka itu.
~ Katakanlah sebuah tembok dicat ngejreng, pasti ada yang mengatakan, ah, norak begitu. Dan itu berlaku seterusnya. Lalu dimanakah duduknya kesepakatan selera? Yaitu ketika kita tidak saling membantah lagi. Dan bisanya cuma main mengiyakan terus. Kayaknya yang begini ini, sedang terjadi adegan satu selera yang lebih kuat sedang menindas selera lainnya yang loyo.
~ Tapi selalu ada waktu bagi benda-benda membutuhkan cat lagi. Ingat cat atau tak ingat cat bagi pemiliknya, inilah mengapa yang tadinya dipandang indah jadi memburuk. Padahal tentunya mampu membayar orang suruhan untuk mengecat sekaligus membelikan catnya. Keterlanjuran atau keteledoran atau ketakpedulian akan yang sudah mengelupas catnya bahkan berganti dengan warna karat besi, misalnya.
~ Otak manusia dan pikirannya, tentu tak seperti gambaran itu. Dia sehat selama dipakai dan dipelihara dengan baik. Perkara kemudian menjadi suka atau tak suka dengan kecemerlangan otaknya, kegemerlapan hasil pikirannya, ah ini kan urusan selera, bukan hakikatnya. Ya?

Tinggalkan komentar

Filed under artikel, catatanku, guru dan calon guru

KADANG-KADANG SOK

~ Terkadang tidak menyadari telah memaksakan kehendak kepada orang lain, ini kita. Padahal kita sering juga menolak disuruh dan ogah berperilaku sesuai dengan keinginan orang lain. Kita memang senantiasa kesulitan bertindak seadil-adilnya. Tapi tak apa. Kegagalan itu malah bisa meningkatkan kewaspadaan untuk mewaspadai rasa berpuas-diri atas segala bentuk keberhasilan. Ini akan mengurangi kemungkinan menjadi musuh bagi perubahan diri kearah yang lebih baik.
~ Untuk itu tak salah kalau menghindari ketidakpantasan ungkapan perasaan, sebab pasti akan merintangi komunikasi yang produktif. Dimana perasaan dari sisi orang lain telah terabaikan. Dan dalam ketidakpantasan itu, tercakup sikap sok ngasih tau, sok menasihati, sok menganalisis, sok memotivasi, sok menenang-nenangkan situasi hati.
~ Kadang-kadang sok juga relatif. Sisi baiknya adalah kita bisa merenungkan keburukannya, sedangkan sisi buruknya adalah kita abaikan pelajaran baiknya. Tahukah Anda apakah pembelajaran buruk itu?
~ Untuk murid berpusat pada guru, untuk rakyat berpusat pada penguasa. Tetapi kalau masih sebagai calon-calon penguasa saja mereka sudah melakukannya, maka mereka bertanggungjawab atas pembelajaran yang sangat buruk.

Tinggalkan komentar

Filed under artikel, catatanku, guru dan calon guru

FOTOGRAFI Laba-laba

laba-laba

4 Komentar

Filed under guru dan calon guru