Yang Lalu Biarlah Berlalu

Suatu saat saya memasuki ruangan kantor kepala sekolah. Mata saya disuguhi pajangan sederet foto yang rapi menempel didindingnya. Itu adalah foto-foto para kepala sekolah yang masa jabatannya mendahului kepala sekolah yang saya temui ini.

Lalu saya katakan: “Jika Anda ingin membuat sejarah bagi sekolah ini, turunkan foto-foto itu, pajang di ruang guru dan perpustakaan. Gantilah dengan seberapapun banyaknya gambar yang menunjukkan keberhasilan Anda memimpin sekolah ini melampaui prestasi mereka itu …”

Dia menjawab, lho, itu akan sama artinya dengan saya tidak menghormati jasa-jasa mereka, tekanan pada nada bicaranya saya dengar agak keras. Baiklah, mari kita diskusikan apa yang saya maksudkan.

Sebagai kepala sekolah Anda tentu tahu, bahwa di sekolah yang besar, unggul, terkenal, selalu kita temui para professional kelas satu. Tapi ingat, kalau itu Anda sendiri, maka belum tentu semua guru/karyawan Anda juga seprofesional Anda.

Sedangkan kalau yang profesional itu adalah guru/karyawan Anda, maka tak usah khawatir, semua orang pasti juga akan mengatakan bahwa berkat keprofesionalan Andalah mereka menjadi kelas satu.

Para kepala sekolah yang menjabat mendahului Anda itu tentu saja telah mencetak sejarahnya sendiri . Jangan diingkari fakta ini. Maka bagi Anda adalah suatu hal yang bersifat wajib untuk mencetak sejarah yang lainnya lagi dari sekolah ini, sejarah yang Anda sendiri yang membuatnya.

Untuk itu, ketika seseorang memasuki ruang kerja Anda, harus diyakinkan bahwa andil Anda tidak kecil dalam membesarkan sekolah ini. Tentu saja, memamerkan piala atau piagam berjajar-jajar akan kalah menariknya dengan menatap gambar Anda atau siapapun warga sekolah yang sedang mendapatkan penghargaan karena prestasinya.

 

 

1 Komentar

Filed under guru dan calon guru

One response to “Yang Lalu Biarlah Berlalu

  1. Ping-balik: Yang Lalu Biarlah Berlalu | MASEDLOLUR

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s