Tag Archives: filsafat

IHWAL MENANG, IHWAL MAAF, DAN KOMITMEN

Menang
Jika kita ternyata tidak mudah mengalah, wajar. Karena harga diri itu juga seperti bunga, kata seniman. Meskipun tak dipetik toh juga akan layu. Hanya saja kalau dipetik, kelayuannya itu akan lekas terjadi. Biasanya begitu. Maunya menang melulu.
Maaf
Adapun ihwal sikap memaafkan, tentu saja berbeda. Ini adalah bagian dari memberi. Dan bagaimanapun, memberi itu indah. Lebih-lebih bila diimbuhi dengan rasa cinta. Pasti menjadi lebih indah lagi.
Komitmen
Untuk itu, bagi yang hanya ingin bertindak sekedar, akan menjadi ala kadar seluruhnya. Tanpa komitmen apa-apa. Padahal berkomitmen itu dibutuhkan sangat. Walaupun toh dia bukanlah sebuah keyakinan yang tidak dapat diubah. Sebab dia boleh menurun, apalagi meningkat. Bahkan dilupakan juga boleh. Memang iya, semuanya akan terasa membebani. Sampai-sampai tidak segan dan sungkan untuk mengeluh.  Tapi pelampiasan bukannya akan mengurangi beban itu, justru menambah.

Tinggalkan komentar

Filed under artikel, filsafat

MENANGKAN, MAAFKAN, KOMITMENKAN

MENANG, MAAF, KOMITMEN
~ Jika kita ternyata tidak mudah mengalah, wajar. Karena harga diri itu juga seperti bunga, kata seniman. Meskipun tak dipetik toh juga akan layu, hanya kalau dipetik itu akan melekaskannya terjadi.
~ Sikap memaafkan, berbeda. Ini bagian dari memberi, dan memberi itu indah. Diimbuhi dengan rasa cinta menjadi lebih indah lagi.
~ Untuk itu, bagi yang hanya ingin bertindak sekedar, akan menjadi ala kadar seluruhnya.
~ Dan berkomitmen. Perlu, tapi dia bukanlah sebuah keyakinan yang tidak dapat diubah. Dia boleh menurun atau meningkat, bahkan dilupakan. Kalau dirasa membebani, maka mengeluh bukannya akan mengurangi beban itu, tapi justru menambah.
~ Praktikkan kalau belum percaya. Hehehe.

Tinggalkan komentar

Filed under guru dan calon guru