Category Archives: kamera digital

Dulu Lulus SMP Kayak Gitu

Sekolahku SMP berlokasi di sebelah timur alun-alun Kota Madiun. Seiring dengan perkembangan dan perubahan total wajah alun-alunnya, sekarang SMP-ku juga tak ketinggalan sudah banyak sekali perubahannya. Ya pagar yang mengelilinginya, ya gedung atau ruang-ruang kelasnya.Sayang sekali, foto jadulnya aku tak memiliki, dan tentunya bisa dimaklumi kondisi waktu itu, kan?

1338452540662663110

Sungguh tak terbayangkan akhirnya ruang-ruang kelasku dulu sekarang berubah menjadi gedung sebagus ini, untuk ukuran Madiun ya lumayanlah.

1338452805321590914

Tak apalah tak ada foto masa lalu sekolahku, yang penting sampai detik ini aku masih bisa menemui teman-teman se-SMP dulu. Mereka bahagia kok, yang masih hidup maupun Insyaa Allah yang sudah almarhum.

13384534841258061852

2 Komentar

Filed under artikel, calon guru, Canon, catatanku, foto, fotografi, GURU, guru dan calon guru, guru swasta, INFO, informasi, kamera digital, Kota Reyog, motivasi, opini, Pensiun, photography, ponorogo

Semua SMA 100% Lulus Kok Tak Terasakan Hebatnya Ya, di Pojok-pojok Ponorogo

Kalau pengumuman kelulusan SMA yang hari ini dipastikan datanya akurat, bukan hoax, pasti. Ternyata semua SMA di Ponorogo menyatakan siswanya lulus 100%. Bangga sekali, bagi yang merasa bangga. Terlebih jika siswa ada yang nilainya Ujian Nasional termasuk 5 besar nasional, yaitu 58,45 seperti SMA N 1 Ponorogo.

Di sisi lain, susah payah para wakil kepala sekolah berkoordinasi dengan aparat kepolisian mencegah terjadinya coret-moret baju seragam sekolah, toh terjadi juga. Gejala apa sih ini? Jika yang muda sudah tak mau mengikuti nasihat orang dewasa, ya demikianlah jadinya.

Diantara yang ingin konvoi, barangkali bersepeda termasuk yang langka bagi lulusan SMA, tapi ada dan kelihatannya tidak ada coretan-coretan di baju seragamnya.

1 Komentar

Filed under artikel, BERITA, Canon, catatanku, foto, fotografi, hasil kelulusan, kamera digital, Kota Reyog, pengumuman hasil kelulusan, pengumuman hasil UN, pengumuman UN, photography, ponorogo, UAN, ujian nasional, Unas

SMA Negeri 1 Ponorogo Membangun Gedung

Senin, 21 Mei 2012 di aula RSBI SMA Negeri 1 Ponorogo, hadir para guru dan karyawan, perwakilan orangtua siswa, pengurus komite sekolah untuk menghadiri resepsi peletakan batu pertama, sebuah gedung yang akan dibangun.

Adakah yang lebih terhormat di kabupaten Ponorogo ini, selain Bupati, yang sekiranya pantas meresmikan peletakan batu pertama pembangunan gedung tersebut? Jawabannya jelas.

ki-ka: Bapak Bupati H. Amin, SH dan Kepsek RSBI SMA Negeri 1 Po, Hastomo

Acara indoor selesai dilanjutkan ke lapangan, lokasi calon gedung C SMA Negeri 1 Ponorogo yang nantinya dibangun berlantai tiga. Ada tradisi potong tumpeng oleh Bupati dan diserahkan kepada pekerja bangunan termuda.

Mohon tolong dilihat bagaimana ekspresi si penerima potongan tumpeng dari Bapak Bupati itu. Optimis dan bahagia, ke depannya, ya. Dan inilah acara intinya, mengapa Bupati hadir di acara ini.

Dan setelah Bupati, bergiliran para tokoh sentral pembangunan gedung ini meletakkan batu pertamanya.

Namun, begitu selesai, tak buang kesempatan sedikitpun para kuli tinta merubung Bupati untuk beberapa issue penting di kota ini.

Sampai akhirnya beliau Bapak Bupati meninggalkan tempat acara pagi ini, didahului stafnya yang kelihatan tergopoh-gopoh.

Tinggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA, Canon, catatanku, foto, fotografi, INFO, informasi, kamera digital, Kota Reyog, opini, photography, ponorogo

Katanya Sarungan, Mana? (Di Pojok-pojok Ponorogo)

Saya dibuat sangat interes dengan bunyi tulisan di spanduk yang terbentang menantang, walaupun letakknya paling bawah.

Berhari-hari saya mencari informasinya dan menunggu saatnya dilaksanakan dengan kamera di tangan, karena ini peristiwa langka. Dan datanglah 20 Mei 2012 hari Ahad itu, saya dekati panggung utama pemberangkatan peserta, dan mengabadikannya.

Kemudian selesai acara formal sebuah even merekapun berangkat jalan-jalan, kalau tak keliru jam sudah menunjukkan sekitar 07.30 WIB. Dan tentu saja didahului oleh sepasukan penabuh bunyi-bunyian.

Dan di belakangnya, inilah yang seperti apa kata yang tertulis di spanduk, sesuai atau tidak, ah itu sih terserah persepsi masing-masing, bukan?

Dan, o ya, nyaris lupa, sebelumnya pastilah ada hiburan yang bersifat islami tertuang dalam seni gajah-gajahan ini, barangkali.

Tinggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA, Canon, catatanku, foto, fotografi, INFO, informasi, kamera digital, Kota Reyog, opini, ponorogo, wisata Ponorogo