Tag Archives: guru dan calon guru

DIRGAHAYU INDONESIA

~ Sudah atau belum merefleksi, tak usah dipusingkan benar, asal tidak ketinggalan momentum. Karena bagi mereka yang sedang berkuasa di negeri ini, jika mau memaknai dengan nilai berharga, maka impuls perayaan ulang tahun pasti terasa menggetarkan.
~ Di saat-saat seperti itulah kronologinya disusun dalam kurun tahun demi tahun yang terlewati. Kekecewaan bakal membayang ketika mengingat gagal melakukan pekerjaan besar. Tapi akan terhapus segera dengan memamerkan hal-hal sederhana sekalipun, namun sukses dilakukan.
~ Dalam pada itu, jadi tergambar bahwa kemahiran pemimpin hebat (dan para pembantu kepemimpinannya yang konon hebat juga) tidak akan seratus prosen menjamin upaya menuntaskan programnya dengan berhasil dan kinerja yang memuaskan.
~ Sebab saban muncul situasi yang menghadang jalan kehidupan rakyat kecil di negeri ini, kayaknya masih banyak lagi dibutuhkan kemahiran baru yang berguna dalam mengendalikan kesejahteraan dengan arah yang benar. Sehingga bisa memperoleh daya untuk mengakhiri situasi secarut-marut apapun dengan hasil yang membahagiakan.
~ Dirgahayu Indonesia !!

Tinggalkan komentar

Filed under artikel, catatanku, GURU

KALAU LAGI NGE-BOSS

Oke Boss, kamu sama aku kemungkinan bisa berselisih pendapat (kalo pendapatan sih pasti, ya), karena aku masih merasakan nikmatnya terobsesi masa lalu, sedangkan kamu tidak sama sekali. Ini yang pernah terlontar di depan ‘My Boss’ eh pimpinanku.

Tapi sebenarnya, orang kalau bicara hari esok, kayaknya sama sederajat kok. Artinya, kami sama-sama dijemput oleh kebelumtentuan. Nah, yang sekarang-sekarang inilah, yang sedang berjalan ini, mari kita jalani saja bersama. Meskipun tetap saja sebagai Boss kamu dituntut untuk berperan sebagai yang terhebat. Ya kan? Masak bawahan yang harus lebih berkualitas melebihinya.

Hanya saja perlu diingat, jika sudah terlanjur muncul yang namanya diskriminasi, yakinlah bahwa tak ada diskriminasi tanpa represi. Sebaliknya, dan tak ada represi tanpa diskriminasi.

Namun Boss, masih saja ada sebagian dari ‘bawahan’mu yang bertahan. Mereka bisa betah berada di posisi terjepit dalam perasaan ketiadaan kesederajatan martabat. Bahkan hingga habisnya masa jabatan Boss, mereka masih saja tak berani ‘polah’. Hal ini cukup membuat heran, padahal cacing saja berkeluget-keluget kalau merasa diinjak. Disakiti.

Tinggalkan komentar

Filed under artikel, catatanku, guru dan calon guru

CAT INGAT CAT TIDAK

~ Cat. Tahu kan? Pasti.
~ Cuma kalau menggunakannya, tidak semua mau. Sebab, coba saja lihat, kan memang tidak semua benda atau barang yang digunakan manusia harus dicat. Yang warna-warna alami justru disukai karena indahnya, sesuai makna keindahan bagi mereka itu.
~ Katakanlah sebuah tembok dicat ngejreng, pasti ada yang mengatakan, ah, norak begitu. Dan itu berlaku seterusnya. Lalu dimanakah duduknya kesepakatan selera? Yaitu ketika kita tidak saling membantah lagi. Dan bisanya cuma main mengiyakan terus. Kayaknya yang begini ini, sedang terjadi adegan satu selera yang lebih kuat sedang menindas selera lainnya yang loyo.
~ Tapi selalu ada waktu bagi benda-benda membutuhkan cat lagi. Ingat cat atau tak ingat cat bagi pemiliknya, inilah mengapa yang tadinya dipandang indah jadi memburuk. Padahal tentunya mampu membayar orang suruhan untuk mengecat sekaligus membelikan catnya. Keterlanjuran atau keteledoran atau ketakpedulian akan yang sudah mengelupas catnya bahkan berganti dengan warna karat besi, misalnya.
~ Otak manusia dan pikirannya, tentu tak seperti gambaran itu. Dia sehat selama dipakai dan dipelihara dengan baik. Perkara kemudian menjadi suka atau tak suka dengan kecemerlangan otaknya, kegemerlapan hasil pikirannya, ah ini kan urusan selera, bukan hakikatnya. Ya?

Tinggalkan komentar

Filed under artikel, catatanku, guru dan calon guru

KADANG-KADANG SOK

~ Terkadang tidak menyadari telah memaksakan kehendak kepada orang lain, ini kita. Padahal kita sering juga menolak disuruh dan ogah berperilaku sesuai dengan keinginan orang lain. Kita memang senantiasa kesulitan bertindak seadil-adilnya. Tapi tak apa. Kegagalan itu malah bisa meningkatkan kewaspadaan untuk mewaspadai rasa berpuas-diri atas segala bentuk keberhasilan. Ini akan mengurangi kemungkinan menjadi musuh bagi perubahan diri kearah yang lebih baik.
~ Untuk itu tak salah kalau menghindari ketidakpantasan ungkapan perasaan, sebab pasti akan merintangi komunikasi yang produktif. Dimana perasaan dari sisi orang lain telah terabaikan. Dan dalam ketidakpantasan itu, tercakup sikap sok ngasih tau, sok menasihati, sok menganalisis, sok memotivasi, sok menenang-nenangkan situasi hati.
~ Kadang-kadang sok juga relatif. Sisi baiknya adalah kita bisa merenungkan keburukannya, sedangkan sisi buruknya adalah kita abaikan pelajaran baiknya. Tahukah Anda apakah pembelajaran buruk itu?
~ Untuk murid berpusat pada guru, untuk rakyat berpusat pada penguasa. Tetapi kalau masih sebagai calon-calon penguasa saja mereka sudah melakukannya, maka mereka bertanggungjawab atas pembelajaran yang sangat buruk.

Tinggalkan komentar

Filed under artikel, catatanku, guru dan calon guru

MOS YA MOS ASAL TIDAK BERUBAH SOS

MOS YA MOS, TAPI AJA SAMPEK DADI SOS
~ dhasare enek, iki :
JAKARTA — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan mengeluarkan Surat Edaran untuk mencegah praktik perpeloncoan, pelecehan, dan kekerasan pada masa orientasi peserta didik baru di sekolah. Surat edaran dengan nomor 59389/MPK/PD/Tahun 2015 dikeluarkan pada 24 Juli 2015. Dan ditujukan kepada Gubernur, Bupati, dan Walikota seluruh Indonesia
Ada dua poin penting yang disebutkan dalam Surat Edaran ini.
~ Poin Pertama, para kepala daerah diminta untuk menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk mengantisipasi dan memastikan bahwa dalam pelaksanaan orientasi peserta didik baru tidak ada praktik dan atau menjurus pada praktik perpeloncoan, pelecehan, kekerasan terhadap peserta didik baru baik secara fisik, maupun psikologis yang dilakukan di dalam dan luar sekolah.
~ Poin kedua, Mendikbud mengimbau kepada masyarakat khususnya orang tua/wali peserta didik untuk memantau dan mengawasi pelaksanaan orientasi peserta didik baru. Orang tua/wali diminta melaporkan jika ada penyimpangan melalui laman: http://mopd.kemdikbud.go.id, atau melalui dinas pendidikan setempat.
~ “Dalam melakukan masa orientasi peserta didik baru (MOPD), tugas penting sekolah adalah mengenalkan program sekolah, lingkungan sekolah, cara belajar, dan penanaman konsep pengenalan diri, kegiatan kepramukaan dan kegiatan lainnya. Kakak kelas atau alumni, dilarang untuk mempermainkan atau melakukan tindak perpeloncoan, pelecehan, dan atau kekerasan terhadap adik kelas,” beber Menteri Anies dalam SE-nya.
~ Selama MOPD, sekolah juga tidak boleh memungut biaya dan membebani orang tua/wali dalam bentuk apapun. Kepala sekolah juga harus mengetahui isi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 55 tahun 2014 tentang Masa Orientasi Peserta Didik Baru di Sekolah, dan wajib menginformasikannya kepada para pelaksana di sekolah masing-masing.
~ Dalam surat edaran itu pula tertulis bahwa Dinas Pendidikan harus memastikan bahwa kepala sekolah, wakil kepala sekolah, wali kelas, dan guru adalah pihak yang bertanggung jawab sepenuhnya atas penyiapan dan pelaksanaan kegiatan orientasi peserta didik baru. Jika tindak kekerasan, perpeloncoan maupun pelecehan tetap terjadi, maka dinas pendidikan dapat melakukan tindakan dan atau hukuman disiplin sesuai kewenangannya.
(esy/jpnn)

Tinggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA

MENANGKAN, MAAFKAN, KOMITMENKAN

MENANG, MAAF, KOMITMEN
~ Jika kita ternyata tidak mudah mengalah, wajar. Karena harga diri itu juga seperti bunga, kata seniman. Meskipun tak dipetik toh juga akan layu, hanya kalau dipetik itu akan melekaskannya terjadi.
~ Sikap memaafkan, berbeda. Ini bagian dari memberi, dan memberi itu indah. Diimbuhi dengan rasa cinta menjadi lebih indah lagi.
~ Untuk itu, bagi yang hanya ingin bertindak sekedar, akan menjadi ala kadar seluruhnya.
~ Dan berkomitmen. Perlu, tapi dia bukanlah sebuah keyakinan yang tidak dapat diubah. Dia boleh menurun atau meningkat, bahkan dilupakan. Kalau dirasa membebani, maka mengeluh bukannya akan mengurangi beban itu, tapi justru menambah.
~ Praktikkan kalau belum percaya. Hehehe.

Tinggalkan komentar

Filed under guru dan calon guru

RENCANANYA ADA TIGA KALI UJIAN NASIONAL DI TAHUN 2016

TIGA KALI UJIAN NASIONAL DI TAHUN 2016, RENCANANYA
~ Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Totok Suprayitno, pada rapat koordinasi Mendikbud dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala LPMP, dan Kepala P4TK seluruh Indonesia, minggu yang lalu di Jakarta, Kemendikbud akan menyelenggarakan tiga ujian nasional (UN) di tahun 2016.

(1) UN pertama merupakan ujian perbaikan bagi peserta UN tahun 2015 yang belum memenuhi standar kompetensi lulusan (SKL) pada satu atau lebih mata pelajaran, dan berkeinginan memperbaikinya. Dijadwalkan akan dilaksanakan pada 22 Februari 2016. UN perbaikan 2015 akan dilakukan dengan berbasis komputer. Ujian akan dilaksanakan di SMA/SMK di domisili siswa saat ini dan siswa dapat mendaftar secara online ke dinas provinsi.

(2) UN kedua, merupakan ujian utama tahun 2016 dengan kisi-kisi baru, akan dilaksanakan mulai 4 April 2016. Untuk UN utama di 2016 akan dilaksanakan di sekolah masing-masing dengan berbasis kertas dan komputer.

(3) UN ketiga merupakan perbaikan bagi peserta UN tahun 2016.akan dilaksanakan awal Juni atau September 2016. Untuk UN perbaikan 2016, mekanismenya sama dengan UN perbaikan 2015, yaitu berbasis komputer dan pendaftaran dilakukan secara online di dinas provinsi.

( Penulis: Aline R
Sumber: http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/4364 )

Tinggalkan komentar

Filed under guru dan calon guru