Category Archives: pemilu 2009

Guru dan Calon Guru vs Peserta Sertifikasi Guru RA/Madrasah tahun 2010|Pemutakhiran Data| dan Pemanggilan Jalur Pendidikan 2009

Bagi para guru saudara-saudaraku yang di bawah naungan Depag, mohon jangan sampai tertinggal dengan informasi berikut ini.

1. Pemutakhiran Data Peserta Sertfikasi Guru RA/Madrasah Tahun 2010

1.1. Pedoman Pemutakhiran, klik di sini
1.2. Formulir Pemutakhiran, klik di sini

2. Pemanggilan Peserta Sertifikasi Guru RA/Madrasah Jalur Pendidikan Tahun 2009

2.1. Surat Pemanggilan Peserta, klik ini
2.2. Daftar Peserta, klik ini
2.3. Registrasi & Kontak Person, klik ini

Masedlolur ikut mendoakan semoga semuanya membawa berkah dan senantiasa mendapatkan rahmatNya. Amin

50 Komentar

Filed under BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, download, GURU, guru dan calon guru, guru swasta, hari guru, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, kepala sekolah, kepala sekolah/madrasah, leadership kasek, motivasi, opini, pedoman sertifikasi guru, pedoman sertifikasi guru 2009, pembelajaran, pemilu 2009, PENDIDIKAN, petunjuk teknis sertifikasi guru, petunjuk teknis sertifikasi guru 2009, ponorogo, produk hukum, sertifikasi guru, sertifikasi guru 2009, sertifikasi guru depag, sertifikasi guru diknas, yayasan

Guru dan Calon Guru vs 727.000 orang CPNS Guru Direkrut pada Tahun 2014, Ditambah CPNS Guru SMK 28.000 orang, Tetapi 300.000 orang Guru Pensiun, dan Guru Madrasah Bagaimana?

JAKARTA, KOMPAS.com — Untuk menyeimbangkan antara suplai dan kebutuhan guru, mulai tahun ini Departemen Pendidikan Nasional akan melakukan perekrutan hingga mencapai 727.000 guru pada 2014 mendatang. 

Angka tersebut di luar jumlah guru-guru kejuruan seperti sekolah menengah kejuruan (SMK). Khusus guru sekolah kejuruan, perekrutan baru itu akan mencapai 28.000. Sebaliknya, di tahun yang sama, sebanyak 300.000 guru, khususnya guru-guru sekolah dasar (SD), akan dipensiunkan.

Hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Profesi Pendidik Depdiknas Drs Ahmad Dasuki, seusai memberi sambutan di peluncuran Cerdas@jar di Jakarta, Jumat (10/7).

“Itu sudah sesuai hitungan Depdiknas, agar lima tahun ke depan dapat terjadi keseimbangan antara kebutuhan dan suplai guru yang ada,” ujar Ahmad.

Ahmad mengatakan, Depdiknas tidak ingin mubazir, tetapi juga tidak mau lagi dikatakan kekurangan guru. 

“Sampai saat ini sebanyak 361.000 guru yang sudah bersertifikat telah mendapatkan tunjangan profesinya, sementara saat ini juga sedang dipersiapkan sertifikasi bagi 600.000 guru lainnya mulai 1 September 2009 mendatang,” ujar Ahmad.

Masedlolur: kayaknya bakal nemuin hari-hari enak bagi para calon guru. Selamat! Cuma mesti diingat, ini bukan masalah hadiah karena siapa telah berjasa kepada siapa kan?

10 Komentar

Filed under BERITA, bhp, calon guru, catatanku, CPNS, GURU, guru dan calon guru, guru swasta, hari guru, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, kepala sekolah, kepala sekolah/madrasah, kurikulum, kurikulum dan pendidikan, leadership kasek, motivasi, opini, pembelajaran, pemilu 2009, PENDIDIKAN, ponorogo, produk hukum, psg, SERTIFIKASI, ujian nasional, yayasan

Guru dan Calon Guru vs Studi Banding Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah

Dari Kompas.com, Jumat, 26 Juni 2009, terbetik berita Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengirim satu kepala sekolah dan pengawas sekolah studi banding ke Singapura untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“LPMP akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan profesionalisme guru dan pengawas sekolah, salah satunya melalui studi banding ke Singapura,” kata Kepala Seksi Fasilitator Sumber Daya Pendidikan LPMP NTB, Drs. Sakban, di Mataram. Sakban mengatakan, melalui program Pelatihan Kepemimpinan Sekolah (School Leadership Training) kepala sekolah dan pengawas sekolah itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas dalam menjalankan tugasnya. Peningkatkan kualitas dan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah dan pengawas sekolah merupakan salah satu program LPMP pusat yang sudah dilaksanakan secara nasional, termasuk di LPMP NTB.

Alasan memilih Singapura, lanjut Sakban, sebagai negara tujuan program studi banding tahun ini karena negara tersebut dianggap lebih maju dalam manajemen sekolah. “Penerapan manajemen berbasis sekolah di Singapura sudah di atas standar,” katanya.

Masedlolur hanya berharap semoga hasil studi banding itu bermanfaat. Sebab, kalau manajemen sekolah-sekolah di Singapura dianggap lebih maju dan sudah di atas standar, maka bagaimana dengan RSBI-RSBI di negeri kita? Pasti di bawah standar, kan? Kalau di atas standar, kenapa ngga dijadikan obyek studi banding? Emangnya murah membentuk RSBI? Satu RSMABI aja habiskan 500 juta per tahun, padahal ada 319 RSMABI. Masak di antara mereka belum satupun setara Singapura?

3 Komentar

Filed under akreditasi SDMI, akreditasi sekolah madrasah, artikel, BERITA, bhp, catatanku, GURU, guru swasta, hari guru, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, kepala sekolah, kepala sekolah/madrasah, kurikulum, kurikulum dan pendidikan, leadership kasek, motivasi, opini, pembelajaran, pemilu 2009, PENDIDIKAN, ponorogo, produk hukum, SERTIFIKASI, sertifikasi guru depag, yayasan

Guru dan Calon Guru vs Berdebat Sebagai Metode Pembelajaran

Setiap berdebat, orang mesti melakukan dengan adu ketangkasan bicara. Mereka saling menguji kompetensi lawan melalui lontaran pertanyaan-pertanyaan yang seringkali memojokkan. Dan umumnya kurang dibarengi minat melakukan telaah lebih dulu terhadap argumen. lawan. Masing-masing hanya tertarik mempersoalkan sesuatu yang saat itu dianggapnya salah, kurang, atau cacat, dan meminta jawaban segera yang selalu harus siap dibantah serta membantah, dengan keinginan mengalahkan lawan bicara, kalau bisa sampai takluk. Apabila prosedurnya terlaksana dengan tepat, maka metode debat merupakan salah satu metode pembelajaran mempermalukan orang yang enggan berpikir sedikit cerdas agar menjadi lebih bijaksana dalam melakoni hidup.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA, bhp, calon guru, catatanku, CPNS, GURU, guru dan calon guru, guru swasta, hari guru, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, kepala sekolah, kepala sekolah/madrasah, kurikulum, kurikulum dan pendidikan, leadership kasek, motivasi, opini, pembelajaran, pemilu 2009, PENDIDIKAN, ponorogo, produk hukum, SERTIFIKASI, yayasan

Guru dan Calon Guru vs Ancaman Para Koordinator Pengawas UN 2009 dan TPI Jabar, Jateng, Jatim Tak Ingin Awasi UN 2010

Buruknya penyelenggaraan ujian nasional (UN) tahun 2009 ini membuat pengawas maupun tim pemantau independen (TPI) berpikir dua kali untuk mengawal UN 2010 tahun depan. Inilah ungkapan kekesalan mereka.
Baca lebih lanjut

3 Komentar

Filed under artikel, BERITA, bhp, calon guru, catatanku, CPNS, GURU, guru dan calon guru, guru swasta, hari guru, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, kepala sekolah, kepala sekolah/madrasah, kurikulum, kurikulum dan pendidikan, leadership kasek, motivasi, opini, pembelajaran, pemilu 2009, PENDIDIKAN, pengumuman UN 2009, ponorogo, produk hukum, ujian nasional, yayasan

Guru dan Calon Guru vs Sehabis UN Sebaiknya UN Dihabisi?

Masih ngga puas mengupas Unas? Masedlolur coba hadirkan tulisan pakar di bawah ini untuk menambah wawasan kita ihwal sehabis Unas tahun ini, sebaiknya Unaspun dihabisi!

Unas; Politis, Bukan Akademis

Oleh : Munif Chatib,
Konsultan pendidikan, penulis buku Sekolahnya Manusia

Polemik unas selalu ada dari tahun ke tahun. Mulai masalah kejujuran yang dipertaruhkan hingga masalah image akhir pembelajaran yang ”ternoda” antara siswa dan guru. Masalah psiko¬logis anak yang tertekan. Masalah orang tua yang terbawa oleh kekhawatiran dan kebingungan. Semua seperti lingkaran yang tak pernah putus.

Seorang teman yang ahli pendidikan dalam sebuah diskusi tentang unas mengatakan bahwa pemerintah terus meyelenggarakan unas dari tahun ke tahun adalah kebijakan dan keputusan yang tepat. Alasannya, antara lain, unas diperlukan untuk mengukur keberhasilan peserta didik pada setiap akhir tingkatan pendidikan dan sebagai standardisasi kualitas pendidikan nasional di mata dunia.

Kedua, unas merupakan alat evaluasi utama hasil belajar dan digunakan sebagai alat seleksi ke jenjang pendidikan selanjutnya. Ketiga, UU Sisdiknas mengharuskan adanya unas. Apabila tidak ada unas, artinya melanggar UU. Keempat, banyak negara maju yang menerapkan unas sehingga kualitas pendidikannya stabil dalam kategori ”maju”.
Baca lebih lanjut

3 Komentar

Filed under artikel, BERITA, bhp, calon guru, catatanku, CPNS, GURU, guru dan calon guru, guru swasta, hari guru, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, kepala sekolah, kepala sekolah/madrasah, kurikulum, kurikulum dan pendidikan, leadership kasek, motivasi, opini, pembelajaran, pemilu 2009, PENDIDIKAN, ponorogo, produk hukum, SERTIFIKASI, ujian nasional, yayasan

Guru dan Calon Guru vs Gaji Ke 13

Apa yang sulit dilupakan ihwal angka 13? Konon keterkaitannya dengan kesialan di satu sisi, namun sisi lain mempercayainya sebagai keberuntungan. Kedua kubu yang bersilang pendapat ini akan bertahan dengan keyakinannya, bila salah satu pihak mencoba ngotot memberikan pembenaran.

Namun pemerintah telah menetapkan PP 42/2009 tentang Pemberian Gaji/Pensiun/Tunjangan Bulan Ketiga Belas Dalam Tahun Anggaran 2009 Kepada Pegawai Negeri, Pejabat Negara dan Penerima Pensiun/Tunjangan. Siapakah yang masih menyangkal, bahwa angka 13 membawa kesialan? Gaji ke 13 itu menurut rencana dicairkan tanggal 18 Juni 2009, tentunya jika tidak terjadi hal-hal yang luar biasa.

Mereka, para PNS, para pejabat negara, para pensiunan, bahkan para penerima tunjangan boleh menepiskan kepercayaan yang salah, yang meyakini sialnya angka 13. Sebab, betapun ketusnya orang yang menerima gaji ke 13 pasti merasa suka, merasa beruntung kejatuhan tambahan rejeki. Dan tentu tidak sedang bernasib sial, bukan?

Apakah hal tersebut menunjukkan, bahwa bangsa Indonesia diwakili oleh pemerintahnya tidak mempercayai 13 sebagai angka sial? Menjawab ini tidak sepenting jawaban atas pertanyaan, bagaimana dengan orang-orang yang selama hidupnya tidak akan pernah menerima gaji ke 13, padahal seprofesi tetapi bukan PNS?

Mengeluh, mengaduh pastilah menjadi suara mereka. Lalu disambung dengan mengata-ngatai pemerintah menggunakan umpatan diskriminasi. Sebab memang tak ada diskriminasi tanpa represi, dan tak ada represi yang tanpa diskriminasi. Selamanya mereka terkungkung dalam perasaan ketiadaan kesederajatan, tapi tak berani menyanggah. Padahal cacing saja berkeluget-keluget kalau merasa disakiti.

Peraturan perundang-undangan itu berpihak. Ia diciptakan di sebuah dunia di mana ada sesama profesi yang diperlakukan sebagai makhluk yang tak sederajat dan bahkan disisihkan, keberpihakan yang tak terelakkan. Siapa lagikah yang berani menyatakan berpihak kepada Indonesia masa depan, ketika tak ada seorang pun yang didiskriminasi?

Terserah kepada Anda, para Capres dan Cawapres yang terhormat.

3 Komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, GURU, guru dan calon guru, INFO, informasi, kebijakan pemerintah, kepala sekolah, kepala sekolah/madrasah, opini, pembelajaran, pemilu 2009, PENDIDIKAN, ponorogo, produk hukum, yayasan