Category Archives: inpassing guru swasta

Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Kuota 2010| Jalur Portofolio Diknas Depag

Bagi teman-teman yang membutuhkan informasi seputar sertifikasi guru kuota 2010, dapat saya sampaikan beberapa hal sebagai berikut, tidak usah menanti sosialisasi dari dinas terkait:

1. Pelajari buku-buku pedomannya dan semua informasi yang terkait dengannya, kemudian usahakan untuk men- download melalui sumber aslinya di sini (sergur).

2. Khusus teman-teman guru bukan PNS, jangan sedetikpun ketinggalan informasi tentang inpassing . Untuk pelajari dan pantaulah selalu link-nya di sini(inpassing), sebab Anda lulus sertifikasi tidak sempurna kalau belum mendapatkan SK Inpassing Guru Bukan PNS.

Terimakasih, semoga manfaat dan barokah, amin.

138 Komentar

Filed under BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, download, GURU, guru dan calon guru, guru swasta, hari guru, INFO, informasi, inpassing, inpassing guru swasta, kebijakan pemerintah, kepala sekolah, kepala sekolah/madrasah, motivasi, opini, pedoman sertifikasi guru, pembelajaran, PENDIDIKAN, petunjuk teknis sertifikasi guru, ponorogo, produk hukum, psg, SERTIFIKASI, sertifikasi guru, sertifikasi guru depag, sertifikasi guru diknas, um malang

Guru dan Calon Guru vs Guru Swasta yang Sangat Tak Berharap Berpeluang Besar pada Sertifikasi Guru 2010

Ada banyak birokrat kantoran dalam dunia pendidikan mengatakan bagaikan seorang hakim yang berhak memutuskan, bahwa Guru Swasta tidak penting, hingga bertahun-tahun membiarkan mereka dimarjinalkan, sampai lebih-kurang 2 tahun menjelang kiamat (?!) sekarang ini.

Tipe pejabat ini tergolong manusia sombong dan menganggap Guru Non Swastalah yang paling berkualitas. Guru Swasta itu tidak penting, dianggap semuanya penuh dengan kekurangan, dan tidak profesional.

Saya kutip dari beberapa pakar, kalau ingin menghakimi orang lain, diri sendiri harus cerdas secara subjektif. Tapi kecerdasan subjektif terbatas, untuk itu ia harus bisa terbuka, toleran, mau mendengar kebenaran-kebenaran yang lain.

Hakim yang bodoh adalah hakim yang berkaca mata kuda yang hanya melihat satu arah dan tidak mau melihat dan mendengar arah kiri, kanan, dan belakang. Sejarah membuktikan, penghakiman seperti ini telah menghukum mati ilmuwan-ilmuwan potensial seperti Socrates, Galileo, Bruno, dan ribuan lainnya.

Dunia pendidikan kita, dirugikan dengan dihakiminya guru-guru swasta itu, meskipun mereka memang tidak dihukum mati, tapi tidak diberdayakan optimal, karena senantiasa dimarjinalkan.

Para penguasa dunia pendidikan, birokrat kantoran, tidak peka rasa keadilannya. Kepada Guru Swasta tidak diberi kesempatan sama dengan Guru Non Swasta. Ini berjalan bertahun-tahun. Coba hitung, berapa minimnya Guru Swasta yang berkesempatan dikirim ke ToT, diklat-diklat, baik tingkat nasional maupun internasional dibandingkan dengan Guru Non Swasta. Jadi, wajar kalau mereka kalah unggul ihwal SDM.

Di sisi lain, dunia pendidikan kita seringkali tidak mau menghargai potensi Guru Swasta, padahal yang  pintar juga tidak sedikit. Tetapi kepintaran dan kehebatan mereka tidak memperoleh harga dan penghargaan yang memadai. Karena, negara dan masyarakat terbelenggu dalam struktur berpikir yang tidak menghargai apa yang bukan berasal dari pemerintah.

Apakah sertifikasi guru dalam jabatan akan mengakhiri fenomena ini?

Ampun pemerintah, lihat saja cara kalian menentukan jumlah peserta sertifikasi guru dalam jabatan. Apakah alasannya kepesertaan Guru Swasta didiskriminasi? Tahun 2006 kosong, tahun 2007, 2008, dan 2009 jatah mereka maksimal hanya 25%.

Kenapa pada tahun 2010 tidak mungkin diubah menjadi 75% untuk guru swasta? Kalau ingin tahu sebabnya, tolong dibaca lagi dari awal.

3 Komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, GURU, guru dan calon guru, guru swasta, hari guru, INFO, informasi, inpassing, inpassing guru swasta, kebijakan pemerintah, opini, pedoman sertifikasi guru, pedoman sertifikasi guru 2009, pembelajaran, PENDIDIKAN, petunjuk teknis sertifikasi guru, ponorogo, produk hukum, SERTIFIKASI, sertifikasi guru, sertifikasi guru depag, sertifikasi guru diknas

Guru dan Calon Guruvs Guru Swasta Bernasib Baik di 2010| Pemprov Jatim Beri Bantuan RP 300 ribu per bulan kepada Guru Swasta

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan memberikan bantuan dana kepada guru swasta sebesar Rp300.000,00 per bulan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Drs. Soewanto, MSi, di Surabaya, Jumat, mengatakan bahwa program bantuan tersebut merupakan salah satu dari lima program yang akan dijalankan di tahun 2010.

Ia mengatakan, guru swasta yang berhak mendapat bantuan adalah mereka yang tidak berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS), tidak menerima tunjangan profesi, dan yang tidak mendapat tunjangan kinerja dari pemerintah provinsi setempat.

“Guru swasta madrasah diniyah, SD/MI, SMP, dan MTs adalah guru yang akan mendapatkan bantuan dari pemerintah provinsi sebesar Rp300.000 setiap guru,” katanya.

Selain memberikan bantuan pada guru swasta, kata dia, pemerintah juga akan memberikan bantuan kepada siswa yang bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri.

Ia menambahkan, untuk siswa madrasah diniyah tingkat ‘ula atau sekolah dasar akan mendapatkan bantuan Rp15.000,00 per bulan per santri, sedangkan tingkat wustho atau sekolah menengah pertama dibantu sebesar Rp25.000,00 per santri setiap bulan.

Ia menambahkan selain program bantuan bagi madin dan guru swasta untuk tahun 2010 nanti, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga akan melakukan penuntasan buta aksara di beberapa daerah di Jawa Timur.

Selain program pemberdayaan bantuan guru swasta, madin, dan penghapusan buta aksara, yang keempat adalah pendirian lima SMK di Jawa Timur dan bantuan fasilitas bagi SMK sebagai salah satu cara untuk menghasilkan tenaga siap pakai di berbagai sektor lapangan pekerjaan.

(Sumber: KGI-Klub Guru Indonesia)

6 Komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, GURU, guru dan calon guru, guru swasta, hari guru, INFO, informasi, inpassing guru swasta, kebijakan pemerintah, kepala sekolah, kepala sekolah/madrasah, leadership kasek, motivasi, opini, pembelajaran, PENDIDIKAN, ponorogo, produk hukum, yayasan

Guru dan Calon Guru vs SK Inpassing Guru Swasta Ponorogo

Setelah cukup lama menunggu hasil pemrosesan, akhirnya diterbitkan juga SK Inpassing Guru Swasta Ponorogo. SK tersebut diserahkan langsung kepada yang berhak oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo pada hari Senin, 24 Agustus 2009, sekitar jam 12.30 di ruangan Kepala Seksi Tenaga Kependidikan (Tendik).
Baca lebih lanjut

7 Komentar

Filed under artikel, BERITA, bhp, calon guru, catatanku, CPNS, GURU, guru dan calon guru, guru swasta, hari guru, INFO, informasi, inpassing, inpassing guru swasta, kebijakan pemerintah, kepala sekolah, kepala sekolah/madrasah, leadership kasek, motivasi, opini, pedoman sertifikasi guru, pembelajaran, PENDIDIKAN, petunjuk teknis sertifikasi guru, ponorogo, produk hukum, psg, SERTIFIKASI, sertifikasi guru, sertifikasi guru depag, sertifikasi guru diknas, um malang

Guru dan Calon Guru vs PSG 15 Malang Pengumuman Hasil Penilaian Portofolio Kuota 2009

Inilah hasil penilaian portofolio yang Anda tunggu-tunggu. Hasil L = Lulus, D = Diskualifikasi, MP = Memenuhi Persyaratan (L), dan yang peserta diklat masuk kategori MPLPG = Mengikuti PLPG.

Kabupaten Ponorogo, klik di sini Untuk Jawa Timur, di sini.

Masedlolur: Selamat bagi Anda yang berhasil, dan tetap semangat dan berjuang bagi yang PLPG

2 Komentar

Filed under GURU, guru dan calon guru, inpassing, inpassing guru swasta, kebijakan pemerintah, pedoman sertifikasi guru, pedoman sertifikasi guru 2009, pembelajaran, PENDIDIKAN, petunjuk teknis sertifikasi guru, petunjuk teknis sertifikasi guru 2009, ponorogo, produk hukum, psg, SERTIFIKASI, sertifikasi guru, sertifikasi guru 2009, sertifikasi guru depag, sertifikasi guru diknas, yayasan

Guru dan Calon Guru vs Materi Kampanye Pilpres 2009 Terkait Isu-Isu Strategis Nasib Guru Swasta

Pagi tadi, Sabtu, 30 Mei 2009, ketiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden mengambil nomor undian peserta pemilihan presiden. Pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto mendapat nomor 1, Yudhoyono-Boediono nomor 2, dan Jusuf Kalla-Wiranto nomor 3.

Masedlolur tidak akan mencoba mengupas kaitan antara angka-angka yang mereka peroleh tersebut dengan prediksi keberhasilan memenangkan Pilpres 2009. Tetapi dirasa perlu memberikan gambaran tentang bagaimana seharusnya mereka berkampanye yang sesuai dengan kondisi para pemilih, terutama dari kalangan guru swasta, guru bukan pegawai negeri sipil.

Para Capres/Cawapres beserta para personil tim sukses masing-masing, tentunya tidak akan menyia-nyiakan suara dari para Guru Swasta, guru bukan pegawai negeri sipil. Untuk itu, Masedlolur memberikan isu-isu strategis (di luar rekrutmen CPNSD) yang dapat dijadikan materi kampanye dan perlu segera diangkat, antara lain adalah bukti-bukti yang telah dilakukan ataupun yang masih dijanjikan akan dilakukan demi perbaikan dan peningkatan atas keterpurukan nasib Guru Swasta, meliputi:
1. Penghasilan di atas kebutuhan hidup minimum dan jaminan kesejahteraan sosial
2. Perlindungan Hukum, Perlindungan Profesi, dan Perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja
3. Beserta pernik-pernik persoalan yang senantiasa menyeret Guru Swasta menuju perasaan dimarjinalkan dan didiskriminasi, antara lain Kuota peserta Sertifikasi Guru, NUPTK, Inpassing, Subsidi Tunjangan Fungsional, Insentif dari Kota/Kabupaten/Provinsi, dan Beban Kerja 24 jam.

Isu-isu strategis tersebut juga dapat dijadikan pedoman penilaian bagi rekan-rekan Guru dan Calon Guru, sejauh mana perhatian para Capres/Cawapres terhadap keterpurukan nasib Guru Swasta. Dan hanya pasangan yang memiliki solusi komprehensif yang akan menunjukkan kompetensi mereka terhadap isu-isu strategis Guru Swasta itu, sehingga membuka peluang besar bagi mereka untuk dipilih.

2 Komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, download, GURU, guru dan calon guru, guru swasta, hari guru, INFO, informasi, inpassing, inpassing guru swasta, kebijakan pemerintah, kurikulum, kurikulum dan pendidikan, motivasi, opini, pembelajaran, pemilu 2009, PENDIDIKAN, ponorogo, produk hukum, yayasan

Guru dan Calon Guru vs Kebijakan Kepala Sekolah/Madrasah Dalam Dunia Politik

Bagi guru dan kepala sekolah/madrasah yang pernah mengalami kekuasaan pemerintah di jaman orde baru, tentu masih membekas kuat ingatan akan bagaimana ketatnya mereka memblokir sekolah/madrasah dari pengaruh politik praktis selain partai yang berkuasa saat itu. Dan pada waktu itu semua berpikir sama dan tidak boleh bahkan tidak berani membantah, bahwa benar tidak pada tempatnya apabila sekolah/madrasah menjadi ajang kiprahnya tokoh-tokoh politik praktis.
Baca lebih lanjut

Tinggalkan komentar

Filed under artikel, BERITA, calon guru, catatanku, CPNS, GURU, guru dan calon guru, guru swasta, hari guru, INFO, informasi, inpassing, inpassing guru swasta, kebijakan pemerintah, kepala sekolah, kepala sekolah/madrasah, kurikulum, kurikulum dan pendidikan, leadership kasek, motivasi, opini, PENDIDIKAN, petunjuk teknis sertifikasi guru, petunjuk teknis sertifikasi guru 2009, ponorogo, produk hukum, SERTIFIKASI, yayasan