Renung 03

Sebenarnya boleh juga dikatakan melekat, karena setelah ditempelkan ke dinding dia kan jadinya lengket, melekat nggak bisa kemana-mana lagi. Apa sih? Itu, alat yang dipasang oleh PLN.
Alat itu dipasang karena kita ber-MOU untuk selalu membeli listriknya, berapapun dia pasang harga. Dalam keadaan nyala terus sepanjang tahun atawa mati-mati keseringan, sama saja, pokoknya harus tetap bayar. Terlambat membayar diharamkan? Ancamannya disumpal arusnya, sehingga tak mengalir ke rumah kita.

Tapi kalau keseringan dipadamkan, sebagai pelanggan kita harus nurut, mau komplain boleh tapi tetap saja tak secepat kemauan kita untuk dinormalkan.

Demikianlah, mereka mengawasi tingkah-laku kita memakai (atau membeli, sih) listriknya melalui alat yang dilekatkan, ditempelkan ketat ke dinding rumah seperti foto ini. Jadul memang, belum yang prabayar, biar saja, ada masanya nanti.

Tinggalkan komentar

Filed under guru dan calon guru

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s