Guru Bermutu Yang Gemar Seminar atau Rajin Mengajar

Jika kita menyebut seminar, lokakarya, dan sejenisnya, maka kepesertaan guru di dalamnya adalah sebuah keniscayaan. Lebih-lebih apabila peluang mengikuti kegiatan-kegiatan tersebut diperoleh secara gratis. Semua guru semestinya mengikutinya untuk mewujudkan impian mereka memiliki sejumlah dokumen portofolio, atau demi alasan yang lain, meskipun ini bukanlah sesuatu yang paling penting.

Sebab, pengetahuan yang diperoleh dengan cara demikian itu, seberapa pun banyaknya, baru akan tampak manfaatnya setelah mereka implementasikan di depan siswa dalam ruang-ruang kelas.

Sayang, ketimpangan meraih peluang kepesertaan dalam seminar, lokakarya, dan sejenisnya tersebut tak luput terjadi di setiap sekolah. Beberapa guru jarang memperoleh kesempatan, karena mereka dilarang meninggalkan jam-jam mengajar. Di sisi lain, rekan-rekan sejawat mereka ada yang gemar mengikuti seminar, atau diizinkan menghabiskan waktu ratusan jam dalam satu diklat ke diklat lainnya.

Fenomena itu akan terasa adil, jika setumpuk sertifikat yang berhasil mereka peroleh bersumber dari dana yang keluar dari sakunya sendiri. Sebab realitanya, bagi kebanyakan guru masih terasa berat menyisihkan uang barang lima puluh ribu rupiah sebulan untuk membeli tiket seminar sekalipun bertingkat nasional.

Oleh karena itu, bagi guru-guru yang merasa kurang beruntung ini harus memiliki kiat-kiat jitu demi mengatasi kekurangannya. Asalkan mereka tidak mengurangi arti penting kehadirannya di dalam ruang-ruang kelas. Misalnya, yang sedang popular saat ini adalah melakukan penelitian tindakan selama melaksanakan proses pembelajaran di ruang-ruang kelas.

Dengan demikian semua sekolah tentu mengharapkan, baik guru yang gemar seminar maupun guru yang rajin mengajar, kehadiran mereka di ruang-ruang kelas benar-benar mampu menunjukkan sosok guru bermutu. Mengingat ke depan persaingan di dunia pendidikan pasti semakin hari akan semakin ketat.

2 Komentar

Filed under artikel, BERITA, catatanku, CPNS, guru swasta, kebijakan pemerintah, leadership kasek, opini, PENDIDIKAN, yayasan

2 responses to “Guru Bermutu Yang Gemar Seminar atau Rajin Mengajar

  1. rusmiatichoirulummah

    guru yang gemar seminar bermutu
    sebab dapet ilmu dari narasumber
    tapi muridnya di kelas gimana?
    yang rajin ngajar
    muridnya bisa bermutu
    tapi gurunya nanti dulu
    ya, nggak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s