Guru dan Calon Guru vs Studi Banding Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah

Dari Kompas.com, Jumat, 26 Juni 2009, terbetik berita Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengirim satu kepala sekolah dan pengawas sekolah studi banding ke Singapura untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

“LPMP akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan profesionalisme guru dan pengawas sekolah, salah satunya melalui studi banding ke Singapura,” kata Kepala Seksi Fasilitator Sumber Daya Pendidikan LPMP NTB, Drs. Sakban, di Mataram. Sakban mengatakan, melalui program Pelatihan Kepemimpinan Sekolah (School Leadership Training) kepala sekolah dan pengawas sekolah itu diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kapasitas dalam menjalankan tugasnya. Peningkatkan kualitas dan kapasitas kepemimpinan kepala sekolah dan pengawas sekolah merupakan salah satu program LPMP pusat yang sudah dilaksanakan secara nasional, termasuk di LPMP NTB.

Alasan memilih Singapura, lanjut Sakban, sebagai negara tujuan program studi banding tahun ini karena negara tersebut dianggap lebih maju dalam manajemen sekolah. “Penerapan manajemen berbasis sekolah di Singapura sudah di atas standar,” katanya.

Masedlolur hanya berharap semoga hasil studi banding itu bermanfaat. Sebab, kalau manajemen sekolah-sekolah di Singapura dianggap lebih maju dan sudah di atas standar, maka bagaimana dengan RSBI-RSBI di negeri kita? Pasti di bawah standar, kan? Kalau di atas standar, kenapa ngga dijadikan obyek studi banding? Emangnya murah membentuk RSBI? Satu RSMABI aja habiskan 500 juta per tahun, padahal ada 319 RSMABI. Masak di antara mereka belum satupun setara Singapura?

3 Tanggapan

  1. harapan saya senada dengan penulis pada paragraph terakhir.
    Jangan sampai RSBI yang sedang berkembang sekarang ini hanya menjadi ajang mencari uang bagi sekolah tetapi jadikanlah RSBI yang benar-benar berstandart Internasional

  2. bener banget, jadikan RSBI benar2 berstandar international..bukan sekedar buat nyari duit

  3. benarkah RSBI sebagai standart mutu pendidikan kita?…. Info yang sangat menarik, trim’s

Tinggalkan Balasan